Suzuki e Vitara resmi meluncur di Indonesia melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, menandai debut mobil listrik murni pertama Suzuki di pasar nasional. Mengusung format sport utility vehicle (SUV), Suzuki e Vitara hadir sebagai penantang baru di segmen SUV listrik ringkas dengan banderol mulai Rp 755 juta untuk wilayah Jakarta.
Kehadiran Suzuki e Vitara menjadi langkah penting bagi Suzuki Indonesia dalam peta elektrifikasi. Model ini dibangun di atas platform HEARTECT-e dengan dimensi panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.640 mm, jarak sumbu roda 2.700 mm, serta ground clearance 185 mm.
Secara desain, Suzuki mengusung konsep “Metal Beast” yang memadukan karakter poligonal dengan kesan tangguh khas SUV modern. Tampilan depan tetap mempertahankan wajah yang menyerupai mobil konvensional, berbeda dari sebagian besar mobil listrik yang cenderung tertutup penuh. Identitas futuristik diperkuat melalui penggunaan lampu 3-point LED matrix.
Pada sisi samping, garis bodi tegas, fender yang menonjol, serta pelek 18 inci berkelir dominan hitam mempertegas karakter SUV kompaknya.
Masuk ke kabin, nuansa elegan berpadu dengan sentuhan modern. Interior didominasi kombinasi warna hitam dan cokelat pada dasbor. Di balik kemudi model squircle, terpasang integrated display yang terdiri dari layar meter cluster 10,25 inci dan layar tengah 10,1 inci.
Fitur kenyamanan yang disematkan meliputi pengaturan jok elektrik, pengisian daya nirkabel, serta sistem audio premium dari Infinity. Suzuki juga tetap mempertahankan sejumlah tombol fisik untuk memudahkan pengoperasian. Sentuhan premium diperkuat lewat ambient light dengan 12 pilihan warna dan tujuh tingkat kecerahan.
Dari sisi teknis, e Vitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh. Pengisian cepat arus searah (DC fast charging) diklaim mampu mengisi daya dari 15 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit. Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya diklaim mencapai 428 kilometer.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 128 kW atau setara 174 tenaga kuda dengan torsi 193 Nm yang disalurkan ke roda depan. Sistem ini terintegrasi melalui perangkat eAxle untuk meningkatkan efisiensi. Suzuki turut menyediakan tiga mode berkendara serta pengaturan tingkat deselerasi melalui mode pedal.
Fitur keselamatan menjadi salah satu nilai jual utama. Teknologi Suzuki Safety Support mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Multiple Collision Braking, Lane Departure Prevention, Adaptive High Beam System, Blind Spot Monitor, hingga Rear Crossing Traffic Alert.
Untuk harga, e Vitara dipasarkan Rp 755 juta untuk varian one tone dan Rp 758 juta untuk two tone, on the road Jakarta. Bandingkan dengan rival di segmen SUV listrik ringkas, banderol tersebut tergolong lebih tinggi, terlebih Suzuki Indonesia belum menerapkan skema sewa baterai seperti yang dilakukan Maruti di India guna menekan harga jual.
Dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, Suzuki e Vitara menjadi opsi baru bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan karakter kuat dan kelengkapan teknologi modern.(SY)









Tinggalkan Balasan