Toyota Veloz Hybrid irit BBM menjadi klaim yang cukup menyita perhatian publik otomotif. Mengusung teknologi hybrid, MPV tujuh penumpang ini diposisikan sebagai kendaraan keluarga yang lebih ramah lingkungan sekaligus efisien dalam konsumsi bahan bakar dibandingkan versi konvensionalnya.
Untuk membuktikan klaim tersebut, Toyota Veloz Hybrid diuji dalam perjalanan jarak jauh lintas Sumatera pada rangkaian perjalanan Lintas Nusa. Salah satu etape pengujian dilakukan dari Pekanbaru menuju Siantar, Sumatera Utara, dengan jarak ratusan kilometer dan kondisi jalan yang beragam.
Pengujian efisiensi bahan bakar dilakukan menggunakan metode full to full guna mendapatkan data konsumsi BBM yang lebih akurat. Sebelum memulai perjalanan, pengisian bahan bakar RON 92 dilakukan hingga penuh di bibir tangki, tepat sebelum memasuki ruas Tol Pekanbaru–Dumai. Metode ini mengukur konsumsi BBM berdasarkan jumlah bahan bakar yang diisi ulang setelah perjalanan selesai.
Pada tahap awal, total bahan bakar yang masuk tercatat sebesar 30,92 liter. Dengan kapasitas tangki Toyota Veloz Hybrid sebesar 43 liter, masih terdapat sisa bahan bakar sebelum pengisian penuh dilakukan. Pengujian dilakukan dengan gaya berkendara normal tanpa teknik khusus untuk menghemat BBM. Sistem pendingin kabin tetap aktif, kecepatan dijaga sesuai regulasi jalan, dan tidak ada pembatasan penggunaan fitur kendaraan.
Meski hanya diisi dua penumpang, beban kendaraan tetap cukup signifikan. Bagasi terisi tiga koper besar serta barang bawaan lain dengan total bobot sekitar 54 kilogram. Hal ini memberi gambaran penggunaan realistis seperti perjalanan keluarga.
Berdasarkan peta digital, jarak tempuh dari Pekanbaru ke Siantar mencapai sekitar 584 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan 15 hingga 16 jam. Namun, kondisi di lapangan membuat durasi perjalanan lebih panjang. Jalur yang dilalui didominasi jalan lintas nasional Sumatera karena jaringan tol belum sepenuhnya tersambung.
Berbagai tantangan ditemui sepanjang perjalanan, mulai dari kondisi aspal yang berlubang dan bergelombang, ruas jalan sempit, lalu lintas kendaraan berat, kemacetan di kawasan pasar, hingga jalur menanjak dan berkelok. Faktor cuaca juga turut memengaruhi, dengan hujan lebat yang turun di beberapa titik.
Meski demikian, performa kendaraan dinilai tetap terjaga. Mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.500 cc yang digunakan Toyota Veloz Hybrid mampu menyuplai tenaga secara konsisten. Respons mesin dinilai cukup untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, sementara sistem kemudi dan suspensi memberikan kendali yang stabil dan presisi.
Perjalanan dimulai dari Pekanbaru sekitar pukul 08.30 WIB dan berakhir di Siantar pada pukul 02.45 WIB keesokan harinya. Total waktu tempuh mencapai sekitar 18 jam, lebih lama dari perkiraan awal akibat kondisi lalu lintas dan jalan. Kecepatan rata-rata di jalur lintas Sumatera berkisar antara 50 hingga 70 kilometer per jam dan jarang mencapai kecepatan tinggi.
Pengujian ini menjadi gambaran nyata penggunaan Toyota Veloz Hybrid dalam kondisi sebenarnya. Hasil perjalanan jarak jauh tersebut memperkuat citra MPV hybrid ini sebagai kendaraan keluarga yang menawarkan keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar. (balqis)

















Tinggalkan Balasan