Ajang adu keahlian para teknisi BMW di Indonesia mencapai puncaknya pada BMW Technician Excellence Competition 2025 yang digelar di The Brickhall, Fatmawati City Center, Jakarta, Rabu (3/12). Setelah melalui seleksi ketat dari 200 peserta di tahap awal, delapan finalis bersaing memperebutkan gelar teknisi terbaik nasional.
Pihak BMW Group Indonesia menyebut kompetisi ini menjadi penyelenggaraan perdana yang menghadirkan teknologi penunjang diagnosis mobil tercanggih milik BMW. Direktur Layanan Pelanggan BMW Group Indonesia, Mahalingam Maganderalingam, menjelaskan bahwa ajang ini sekaligus memperkenalkan penggunaan RITA, sistem diagnosis ISTA jarak jauh yang baru dioperasikan di Indonesia sejak Maret 2025. Ia menuturkan bahwa peserta semifinal bahkan harus melakukan pemeriksaan pada BMW 320i tanpa menyentuh kendaraan, melainkan sepenuhnya menggunakan sistem jarak jauh itu.
Dalam babak semifinal dan final, setiap peserta hanya memiliki waktu 90 menit untuk menyelesaikan proses diagnosis serta perbaikan, termasuk 30 menit untuk menentukan akar masalah dan menyusun rencana tindakan. Penilaian tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga ketelitian, kelengkapan langkah, dan kualitas perbaikan.
Dari delapan finalis, tiga teknisi berhasil keluar sebagai yang terbaik. Posisi pertama diraih Punjung Warsito dari BMW Astra Serpong, disusul Nurdin Syahroni dari BMW Astra Cilandak, dan Muhammad Zuhri dari Plaza MINI Green Garden. Adapun finalis lainnya berasal dari diler di wilayah Tebet, Bintaro, dan Surabaya.
Selain pengumuman pemenang, BMW juga menayangkan cuplikan gelaran Festival of Joy, pameran eksklusif yang akan digelar pada akhir 2025. Acara tersebut disebut bakal menjadi perayaan besar untuk pelanggan BMW dan MINI di Indonesia. (putri).

