Media Kampung – 31 Maret 2026 | Jerman mengakhiri jeda internasional dengan kemenangan 2-1 melawan Ghana dalam laga persahabatan di Stadion Mercedes-Benz, Stuttgart, Senin malam.

Kai Havertz membuka keunggulan Jerman lewat eksekusi penalti pada menit 45+2 setelah VAR menilai handball Jonas Adjetey.

Gol penalti memberi Jerman keunggulan pertama, namun Ghana berhasil menyamakan kedudukan melalui Abdul Fatawu pada menit 70 setelah serangan balik cepat.

Gol Abdul Fatawu muncul setelah Derrick Koehn melepaskan umpan terobosan yang diantisipasi striker Ghana.

Skor 1-1 membuat pertandingan kembali seimbang, namun Jerman kembali menekan di babak kedua.

Pada menit ke-88, Deniz Undav, striker VfB Stuttgart yang masuk dari bangku cadangan, menegaskan kemenangan Jerman dengan tembakan akurat ke sudut atas gawang.

Undav menerima umpan dari Leroy Sane di dalam kotak penalti dan menempatkan bola di sudut atas yang tak dapat dijangkau kiper Ghana.

Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Julian Nagelsmann menjadi tujuh pertandingan sejak akhir September 2025.

Rekor tersebut menempatkan Jerman di antara era Hansi Flick yang mencatat delapan kemenangan beruntun pada 2021-2022.

Menurut analis Bavaria Football, performa Jerman masih menunjukkan kerentanan pada serangan balik, terutama setelah gol Ghana.

Tim asuhan Nagelsmann tetap dominan dalam penguasaan bola, namun penyelesaian akhir masih kurang tajam, terbukti dari peluang yang tidak memanfaatkan.

Florian Wirtz hampir membuka skor pada menit enam lewat tendangan bebas melengkung, namun bola hanya menyentuh tiang gawang.

Nick Woltemade hampir mencetak gol pada menit 30, namun tendangannya dianulir karena posisi offside.

Pemain muda Bayern Munich, Lennart Karl, yang masuk pada babak kedua, hampir menambah tekanan dengan sundulan ke mistar gawang.

Ghana menunjukkan kemampuan menyerang cepat, terutama lewat Abdul Fatawu yang memanfaatkan ruang di lini pertahanan Jerman.

Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, menilai hasil ini sebagai langkah penting menjelang Piala Dunia 2026, meski mengakui perlunya perbaikan dalam transisi defensif.

Nagelsmann diperkirakan akan mengumumkan skuad akhir Piala Dunia pada 12 Mei, dengan dua laga persahabatan tambahan melawan Finlandia dan Amerika Serikat.

Jika Jerman memenangkan kedua laga tersebut, mereka dapat mengakhiri fase persiapan dengan sembilan kemenangan beruntun.

Undav kini menjadi kandidat kuat untuk masuk skuad inti, mengingat produktivitasnya yang meningkat dibandingkan penyerang lain.

Tim Ghana, meski kalah, memperoleh pengalaman berharga menjelang kualifikasi Afrika, terutama dalam mengeksekusi serangan balik.

Kedua tim akan melanjutkan jadwal internasional masing-masing, sementara sorotan publik tetap tertuju pada performa Jerman menjelang turnamen besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.