Media Kampung – 23 Maret 2026 | Inter Milan dan Fiorentina menyelesaikan laga pekan ke-30 Serie A 2025/2026 dengan skor imbang 1-1, memastikan nerazzurri tetap memimpin klasemen dengan 69 poin.
Gol pembuka datang kurang dari satu menit setelah peluit pertama, ketika Francesco Pio Esposito menyundul umpan silang Nicolo Barella dan mengalahkan kiper De Gea.
Usaha Inter untuk menambah keunggulan di menit ketujuh dibatalkan VAR karena posisi offside Nicolo Barella, sementara Fiorentina menekan lewat serangan balik.
Penyelamatan penting dilakukan oleh kiper Yann Sommer pada menit ke-16, menolak tembakan Moise Kean yang mengancam gawang.
Di babak pertama, Inter menguasai bola tetapi tidak mampu menambah gol, sedangkan Fiorentina menahan diri dan menunggu peluang.
Statistik akhir babak pertama menunjukkan Inter menguasai 58% penguasaan bola, menembakkan 4 tembakan tepat sasaran dari total 9 tembakan, sementara Fiorentina mencatat 4 tembakan tepat sasaran dari 13.
Memasuki babak kedua, Inter melakukan pergantian pemain dengan menggantikan Carlo Augusto oleh Francesco Acerbi, menambah opsi defensif di lini belakang.
Inter tetap mendominasi serangan, namun Fiorentina meningkatkan intensitas dan memaksa Sommer melakukan penyelamatan lain pada menit ke-71.
Gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-77, ketika Cher Ndour menerima bola setelah sekakan Gudmundsson dan mengeksekusi tap-in yang tak terhalangi.
Setelah gol tersebut, Fiorentina menekan pertahanan Inter, namun tidak berhasil menambah angka hingga peluit akhir.
Kesempatan tambahan muncul di menit ke-39 ketika Kean sempat membobol gawang Inter, namun gol dibatalkan lagi karena posisi offside.
Serangkaian peluang di menit-menit akhir tidak menghasilkan gol, sehingga pertandingan berakhir dengan satu poin bagi masing-masing tim.
Hasil ini menambah satu poin bagi Inter, yang kini unggul delapan poin dari rival terdekat AC Milan, sementara Fiorentina tetap berada di posisi ke-16 dengan 29 poin.
Pelatih Inter Cristian Chivu menyatakan kepuasan atas performa tim meski mengharapkan kemenangan, menekankan pentingnya konsistensi di sisa musim.
Pelatih Fiorentina Paolo Vanoli menilai hasil imbang sebagai langkah positif, mengingat kemampuan tim untuk bangkit dari ketertinggalan.
Pertandingan memperlihatkan total 22 tembakan, dengan masing-masing tim mencatat lima pelanggaran, mencerminkan intensitas fisik di kedua sisi lapangan.
Statistik offside mencatat lima kali pelanggaran Inter dan satu kali Fiorentina, menandakan agresivitas serangan Inter yang lebih sering berada di posisi terdepan.
Dengan 23 pertandingan tersisa, Inter harus menjaga performa agar tidak kehilangan keunggulan, sementara Fiorentina berupaya memperbaiki posisi di zona aman.
Pertandingan ini menegaskan kembali persaingan ketat di puncak Serie A, di mana setiap poin sangat menentukan dalam perebutan gelar musim ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan