Media Kampung – 23 Maret 2026 | Legia Warsaw menandatangani kesepakatan penjualan gelandang Maxi Oyedele ke RC Strasbourg pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar £5,2 juta, mengakhiri masa singkatnya di Polandia setelah sebelumnya meninggalkan Manchester United.
Oyedele, yang menghabiskan sepuluh tahun di akademi United, tidak pernah menembus tim utama dan pada 2024 dipindahkan ke Legia Warsaw, di mana penampilannya cukup konsisten untuk menarik minat klub Prancis.
Pada pekan pertama Ligue 1 2026‑27, ia memulai pertandingan melawan Nantes dan membuka skor bagi Strasbourg setelah menguasai bola di luar kotak penalti, mengeksekusi tembakan dengan bagian luar kaki.
Gol tersebut menjadi sorotan media sosial Ligue 1, menampilkan dribel singkat dan penyelesaian tak terduga; pelatih Strasbourg Gary O’Neil memuji adaptasi cepat Oyedele di kompetisi yang lebih menantang.
Strasbourg akhirnya menang 3‑2 berkat gol penentu di menit akhir, memberikan tiga poin penting dalam perburuan posisi menengah klasemen.
Sementara itu, Celtic tengah memantau perkembangan bek muda Polandia Maik Nawrawki yang sedang berkontrak dengan Hannover 96, dengan keputusan kepindahan ke Skotlandia bergantung pada keputusan permanen klub Jerman.
Direktur Celtic menegaskan bahwa Nawrawki akan kembali ke Celtic Park bila Hannover tidak menandatangani kontrak jangka panjang, menandakan klub Skotlandia tetap mencari talenta muda berpotensi.
Penjualan Oyedele menambah catatan pendapatan Legia Warsaw pada periode transfer terakhir, membantu klub menyeimbangkan keuangan sambil membuka ruang bagi rekrutmen pemain baru.
Selama di Legia, Oyedele mencatatkan beberapa assist dan gol krusial melawan rival tradisional, performa yang menjadi alasan Strasbourg rela mengeluarkan dana signifikan.
Bekas pelatih United Darren Fletcher pernah memprediksi Oyedele akan menjadi pemain kelas dunia; gol pertamanya di Prancis kini mendapat pujian dari analis sepak bola.
Meskipun mengalami cedera ringan pada paruh pertama musim, Oyedele kembali fit tepat waktu, menjadikannya aset penting bagi Strasbourg dalam mempertahankan posisi di Ligue 1.
Ke depan, ia diproyeksikan menjadi bagian integral lini tengah Strasbourg, sementara Legia Warsaw terus mencari pengganti untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan.
Penampilan impresif Oyedele di Strasbourg menegaskan bahwa keputusan Legia menjualnya bukan sekadar transaksi finansial, melainkan langkah strategis bagi karier pemain muda, sementara pemantauan Celtic atas Nawrawki menunjukkan minat berkelanjutan klub Eropa terhadap bakat Polandia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan