Media Kampung – 23 Maret 2026 | Ratchaburi FC, klub Thailand, berhasil melaju ke perempat final ACL Two setelah mengalahkan Persib Bandung dalam laga putaran 16 besar.
Pertandingan yang berlangsung pada 18 Maret 2026 berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Ratchaburi, menegaskan performa defensif yang solid.
Komite Disiplin dan Etika AFC pada Rabu (18 Maret) menjatuhkan sanksi kepada Persib atas pelanggaran kode disiplin selama pertandingan melawan Ratchaburi.
Sanksi mencakup denda finansial dan penangguhan satu pertandingan resmi Persib pada fase grup kompetisi selanjutnya.
AFC menyatakan bahwa insiden melibatkan kerusuhan pemain dan pelanggaran prosedur keamanan stadion.
Ratchaburi FC, yang dilatih oleh pelatih asal Brazil, menanggapi keputusan tersebut dengan menyatakan dukungan terhadap penegakan regulasi.
Klub menegaskan komitmen untuk menjunjung fair play di seluruh kompetisi AFC.
Di sisi lain, pemain Indonesia Rafael Struick, yang berkontrak dengan Dewa United, masih belum mendapatkan menit bermain di BRI Super League musim ini.
Struick belum mencetak gol sejak awal musim 2025/2026, meskipun ia telah dipanggil dalam skuad timnas untuk persiapan FIFA Series 2026.
Pelatih Dewa United mengakui bahwa persaingan posisi depan sangat ketat, sehingga Struick harus bersaing dengan striker berpengalaman.
Bos Dewa United, yang tidak disebutkan namanya, menyatakan harapan agar Struick tetap termotivasi dan memperoleh peluang lebih banyak.
Sementara itu, Persib Bandung menghadapi tekanan tambahan setelah sanksi AFC, yang dapat mempengaruhi posisi mereka di BRI Super League.
Persib kini harus menyesuaikan strategi tanpa mengandalkan pemain yang terlibat dalam insiden, sambil menjaga performa selama Ramadan.
Menurut analis liga, kehilangan satu pertandingan dapat memperlemah peluang Persib meraih gelar musim ini.
Ratchaburi FC memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan intensitas latihan menjelang pertandingan selanjutnya.
Klub menargetkan masuk ke semifinal ACL Two, menambah reputasi Thailand di kancah Asia.
Statistik menunjukkan Ratchaburi mencatat rata-rata penguasaan bola 58% dan tembakan tepat sasaran 4,5 per laga sejak fase grup.
Pada turnamen BRI Super League, Persik dan Arema FC juga berjuang keras, namun fokus Ratchaburi tetap pada kompetisi internasional.
AFC menegaskan bahwa keputusan sanksi tidak mengurangi nilai kompetitif ACL, melainkan menegakkan standar perilaku.
Kedepannya, Ratchaburi FC berencana mengadakan program pengembangan pemuda untuk memperkuat skuad dalam lima tahun ke depan.
Ratchaburi FC tetap menjadi tim yang konsisten di kancah Asia, sementara Persib harus mengatasi sanksi dan mengatur ulang strategi demi melanjutkan musim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan