Media Kampung – 22 Maret 2026 | Danny Welbeck, penyerang Brighton & Hove Albion, mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Liverpool di Amex Stadium pada 21 Maret 2026.
Kedua gol tersebut meningkatkan total golnya di Liga Premier musim ini menjadi dua belas, menjadikannya pencetak gol terbanyak di antara pemain Inggris.
Pada usia 35 tahun, pencapaian ini merupakan rekor pribadi terbaik Welbeck, mengungguli semua musim sebelumnya.
Statistik tersebut menempatkan Welbeck di posisi teratas dalam daftar penyerang Inggris yang mencetak gol di liga top Eropa musim ini.
Dengan 12 gol, ia melampaui Dominic Calvert‑Lewin, yang dipilih lebih dulu untuk rangkaian laga persahabatan Inggris.
Meskipun performa gemilang, pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel tidak memasukkan Welbeck ke dalam skuad Piala Dunia.
Tuchel memilih 35 pemain lain, termasuk Calvert‑Lewin dan Dominic Solanke, untuk mengisi posisi penyerang.
Welbeck menanggapi keputusan itu dengan menekankan pentingnya mengendalikan hal yang dapat dikontrol.
“Saya hanya fokus pada apa yang bisa saya kendalikan, dan senang nama saya disebut‑sebut,” ujarnya dalam wawancara dengan BBC Match of the Day.
Manajer Brighton Fabian Hürzeler memuji peran Welbeck tidak hanya sebagai pencetak gol tetapi juga sebagai penghubung antar generasi.
“Dia selalu berada di tengah, menyatukan budaya dan usia dalam tim,” kata Hürzeler dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Hürzeler menambahkan, sikap tersebut dapat berguna bila Welbeck dipanggil ke turnamen internasional.
Kemenangan tersebut mengangkat Brighton ke posisi kedelapan klasemen, menambah peluang mereka bersaing di kompetisi Eropa.
Sementara itu, Liverpool mencatat kekalahan ke‑10 mereka di Liga Premier musim ini, yang paling banyak sejak 2015‑16.
Kekalahan itu memperparah jarak Liverpool dari zona Champions League, kini tertinggal 21 poin dari pemuncak klasemen.
Arne Slot, pelatih Liverpool, mengakui bahwa cedera pada Mohamed Salah dan Alisson memperparah situasi tim.
Slot menilai penurunan performa tim terjadi sejak pertandingan melawan Brighton, menyoroti kurangnya konsistensi.
Welbeck menjadi pemain ketiga dalam sejarah Liga Premier yang mencetak lebih dari sepuluh gol pada usia 35 tahun ke atas, setelah Zlatan Ibrahimovic dan Gary McAllister.
Pencapaian tersebut menegaskan keberlanjutan karier pemain veteran di tingkat tertinggi sepak bola Inggris.
Meski tidak masuk skuad, Welbeck menegaskan komitmennya pada klub dan menantikan peluang lain di level internasional.
Analisis pengamat sepak bola menunjukkan bahwa produktivitas Welbeck dapat menjadi contoh bagi pemain senior lain yang memperpanjang masa puncak.
Dengan kontribusi penting ini, Brighton menatap akhir musim dengan harapan melaju ke kompetisi Eropa, sementara Welbeck menegaskan fokus pada pertandingan berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan