Media Kampung – 21 Maret 2026 | Legenda sepak bola Italia Alessandro Del Piero menyuarakan keprihatinan atas kegagalan klub Serie A yang terus tersingkir di Liga Champions musim ini.
Kekalahan Atalanta 3-0 dari Bayern Munich di babak 16 besar menjadi contoh terbaru, meninggalkan hanya satu wakil Italia di Liga Europa dan satu lagi di Conference League.
Del Piero menilai pola tersebut berakar pada persiapan fisik yang kurang memadai; ia menekankan modernitas sepak bola menuntut kebugaran, pemulihan, dan rotasi pemain yang lebih intensif.
Ia membandingkan dengan klub Inggris dan Spanyol yang mengalokasikan dana besar untuk ilmu olahraga, nutrisi, serta fasilitas pemulihan.
Menurut Del Piero, kurangnya profesionalisme dalam aspek tersebut menggerogoti daya saing Serie A serta menurunkan citra sepak bola Italia di kancah Eropa.
Lebih dari lima belas tahun telah berlalu sejak klub Italia terakhir mengangkat trofi Liga Champions, yakni Inter Milan di era José Mourinho pada 2010.
Walaupun Juventus dan Inter kadang menembus fase akhir, mereka tetap terhenti di depan lawan yang lebih terlatih secara fisik.
Baru-baru ini Del Piero mengkritik keras pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini yang melontarkan serangan verbal kepada penyerang Brighton Jesse Lookman dalam sebuah pertandingan Serie A.
Insiden tersebut memicu perdebatan tentang disiplin dan rasa hormat, memperkuat argumen Del Piero bahwa pengelolaan klub dan pemain di Italia masih perlu ditingkatkan.
Sementara itu, Inter Milan dilaporkan tengah merundingkan transfer pemain bintang Atletico Madrid untuk mengisi kekosongan bek senior, menandakan pergeseran strategi menuju pemain serba bisa dan fisik yang kuat.
Langkah tersebut mencerminkan kesadaran eksekutif Serie A bahwa kedalaman skuad dan kebugaran menjadi faktor penentu dalam menembus fase knockout Liga Champions.
Di sisi lain, Juventus dikaitkan dengan bek muda Argentina Piero Hincapié, yang telah merasakan intensitas Premier League di bawah asuhan Mikel Arteta, dianggap contoh standar kebugaran yang dapat diadopsi.
Para pengamat berpendapat bahwa pengalaman di lingkungan kompetitif luar negeri dapat membantu menutup kesenjangan kebugaran yang diungkap Del Piero.
Secara keseluruhan, kritik Del Piero menyoroti kebutuhan investasi sistemik pada persiapan fisik, tata kelola, dan perekrutan strategis agar Serie A kembali berkuasa di panggung Eropa.
Federasi Sepak Bola Italia pun mengumumkan tinjauan kembali kriteria lisensi klub, dengan tujuan memberi insentif pada penerapan standar ilmu olahraga dan dukungan medis yang lebih tinggi, sejalan dengan rekomendasi Del Piero.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.








Tinggalkan Balasan