Media Kampung – 21 Maret 2026 | FIFA resmi merilis jadwal untuk edisi perdana FIFA ASEAN Cup, yang akan digelar pada September‑Oktober 2026 bertepatan dengan jendela FIFA Matchday. Turnamen ini akan melibatkan semua 11 negara anggota ASEAN, menyediakan platform kompetisi baru di bawah kalender resmi FIFA.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Dewan FIFA di Zurich pada 19 Maret 2026 setelah proposal pertama kali disampaikan pada KTT ASEAN di Malaysia pada Oktober 2025. Presiden Gianni Infantino menandatangani nota kesepahaman dengan Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn, menegaskan kerja sama strategis.

Berbeda dengan Piala AFF yang ada, FIFA ASEAN Cup akan masuk ke dalam kalender internasional, memungkinkan setiap federasi memanggil pemain yang berkarier di luar negeri. Hal ini diperkirakan akan memperkuat skuad nasional, khususnya Indonesia, yang kini dapat memanggil talenta berbasis Eropa tanpa konflik klub.

Turnamen diperkirakan berlangsung selama jendela FIFA Matchday 21 September‑6 Oktober 2026, meski tanggal pastinya belum diumumkan. Penyelenggara mengantisipasi empat laga resmi per negara mengikuti format standar jendela internasional.

Indonesia, yang dipimpin pelatih John Herdman sejak awal 2026, melihat kompetisi ini sebagai peluang memutuskan rentetan kekeringan gelar senior. Herdman, mantan pelatih Kanada, menyatakan skuad akan menurunkan XI terbaik sepanjang periode September‑Oktober.

FIFA ASEAN Cup dijadwalkan berurutan setelah ASEAN Championship yang berlangsung Juli‑Agustus 2026. Penjadwalan berurutan ini menuntut tim Asia Tenggara berkompetisi dalam dua turnamen bergengsi dalam empat bulan, menguji kedalaman dan konsistensi.

AFC dan AFF diundang membantu FIFA menyusun format kompetisi, meskipun rincian grup, fase knockout, dan kualifikasi masih belum dipublikasikan. Beberapa sumber internal menyebut kemungkinan format satu grup ronde robin untuk menjamin minimal tiga pertandingan per tim.

Bagi penggemar Indonesia, timing ini bertepatan dengan jeda tengah musim liga domestik, berpotensi meningkatkan penonton dan nilai komersial. Penyiar mengantisipasi pendapatan iklan yang lebih tinggi karena pemain bintang dari klub Eropa dapat tampil untuk timnas.

Edisi perdana ini juga memiliki makna simbolis sebagai turnamen FIFA pertama yang didedikasikan eksklusif untuk wilayah ASEAN. Pejabat berharap acara ini dapat memperkuat solidaritas regional serta menjadi wadah pengembangan bakat di antara negara anggota.

Beberapa kritikus mengingatkan jadwal yang padat dapat membebani kebugaran pemain, terutama yang berkompetisi di klub Eropa dan Asia. Namun, jendela yang dilindungi FIFA diharapkan meminimalkan konflik dan menjaga integritas kompetisi.

Seiring persiapan berjalan, masing‑masing federasi diperkirakan menyerahkan daftar skuad pada awal September, sesuai regulasi FIFA. Kamp pelatihan kini dijadwalkan di Jakarta, Bangkok, dan Hanoi untuk menyempurnakan taktik menjelang laga pembuka.

Secara keseluruhan, FIFA ASEAN Cup 2026 menjanjikan tonggak bersejarah bagi sepak bola Asia Tenggara, menawarkan panggung FIFA untuk talenta terbaik wilayah dan memberi Indonesia peluang realistis berkompetisi dengan skuad penuh. Turnamen akan dimulai September dan berakhir awal Oktober, menutup musim internasional yang padat namun menarik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.