Media Kampung – 20 Maret 2026 | Bek Leeds United Pascal Struijk mengunggah serangkaian foto di Instagram pada Rabu 18 Maret 2026, menampilkan tato bergambar Garuda di kakinya. Foto tersebut segera mendapat perhatian dua pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Marselino Ferdinan, yang memberi ‘like’ meski tidak saling follow.
Kedua pemain menanggapi unggahan Struijk secara singkat, menandakan ketertarikan mereka terhadap pemain berbakat berketurunan Indonesia. Reaksi itu muncul satu hari setelah asisten pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, mengunjungi markas latihan Leeds United.
Grayson, yang pernah melatih Leeds antara 2008 dan 2012, menulis di Instagram bahwa kunjungannya ke akademi klub adalah pertama kalinya sejak Februari 2012. Kunjungan tersebut tampak bersifat informal, namun menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan mendekatkan Struijk ke Garuda.
Setelah kunjungan itu, Struijk memposting sembilan foto, termasuk close‑up tato Garuda yang belum pernah terlihat sebelumnya. Tato tersebut terletak di pergelangan kaki kanan, menampilkan siluet burung nasional Indonesia.
Dalam sebuah wawancara pada tahun 2020, Struijk menyatakan bahwa ia lebih memprioritaskan panggilan dari tim nasional Belanda atau Belgia. Ia juga menegaskan bahwa bermain untuk Indonesia bukan pilihan utama dalam kariernya pada saat itu.
Namun, kehadiran tato baru memicu interpretasi bahwa pemain tersebut memberi sinyal terbuka untuk diskusi lebih lanjut dengan pihak PSSI. Netizen dan pengamat sepakbola menilai langkah ini sebagai kode keras untuk mengundang timnas Indonesia.
Struijk memiliki latar belakang keluarga Indonesia melalui kakek‑nenek dari sisi ayah yang berasal dari Surabaya. Selain itu, ia juga memiliki darah Belgia dan Belanda, menjadikan ia memiliki tiga opsi kebangsaan dalam dunia sepakbola.
Menurut data PSSI, Timnas Indonesia sudah memiliki sejumlah bek berpengalaman, seperti Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach), Jay Idzes (Sassuolo), dan Justin Hubner (Fortuna Sittard). Meski demikian, kehadiran Struijk dianggap dapat menambah kedalaman dan fleksibilitas pada lini belakang.
Pelatih John Herdman, yang kini memimpin timnas Indonesia, menyebut bahwa ia terus memantau pemain dengan potensi kualifikasi ganda. Herdman menambahkan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada komitmen pemain dan regulasi FIFA.
Struijk sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai kemungkinan beralih paspor. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan tawaran jika ada pendekatan yang jelas dan profesional.
Pengamat sepakbola menilai bahwa proses naturalisasi pemain asing dengan keturunan Indonesia dapat menjadi strategi jangka panjang bagi PSSI. Mereka menekankan pentingnya integrasi pemain secara budaya dan taktik sebelum mengangkat mereka ke skuad utama.
Simon Grayson, dalam unggahan Instagramnya, menyebut Leeds United telah mengalami banyak perubahan sejak terakhir kali ia berada di sana. Ia menekankan bahwa klub kini berfokus pada pengembangan akademi dan pemain muda.
Kunjungan Grayson ke Leeds United juga melibatkan perbincangan dengan staf teknis klub mengenai kolaborasi pelatihan. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa Struijk berada dalam perbincangan singkat dengan Grayson pada hari itu.
Pihak Leeds United belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dampak kunjungan tersebut terhadap kontrak Struijk. Klub menegaskan bahwa pemain tetap fokus pada kompetisi Premier League dan European competitions.
Sementara itu, Kevin Diks dan Marselino Ferdinan terus menambah interaksi di media sosial dengan memberi dukungan kepada Struijk. Kedua pemain tersebut juga menyatakan harapan agar Struijk dapat memperkuat pertahanan Garuda.
Para penggemar sepakbola Indonesia menyambut baik kemungkinan kehadiran Struijk di timnas. Mereka menilai bahwa kehadiran pemain dengan pengalaman di Liga Inggris dapat meningkatkan standar taktik dan mentalitas tim.
Namun, kritikus mengingatkan bahwa proses naturalisasi harus mengikuti prosedur FIFA dan tidak mengorbankan pengembangan pemain lokal. Mereka menekankan pentingnya keseimbangan antara pemain naturalisasi dan talenta domestik.
Jika Struijk resmi bergabung, ia kemungkinan akan berperan sebagai bek tengah atau bek sayap kanan, tergantung pada formasi yang diterapkan. Flexibilitasnya dalam tiga atau empat bek dapat menjadi nilai tambah bagi pelatih.
Jadwal internasional berikutnya memberi peluang bagi PSSI untuk mengundang Struijk dalam sesi pelatihan. Pertemuan tersebut dapat menjadi arena bagi kedua belah pihak menilai kesesuaian taktik dan komitmen.
Sejauh ini, tidak ada konfirmasi resmi dari PSSI maupun Leeds United mengenai proses naturalisasi Struijk. Kedua organisasi menegaskan bahwa segala keputusan akan diumumkan setelah melalui prosedur yang tepat.
Berita ini menandai perkembangan terbaru dalam upaya Timnas Indonesia memperkuat lini belakangnya. Langkah tersebut sejalan dengan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kompetitivitas di level Asia dan dunia.
Dengan latar belakang multinasional dan pengalaman di Premier League, Struijk menjadi sosok yang menarik untuk dipertimbangkan. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada niat pribadi pemain dan dukungan institusional.
Jika Struijk memilih mengenakan seragam merah putih, ia akan menambah dimensi baru pada skuad Garuda. Keputusan itu juga dapat menjadi contoh bagi pemain keturunan Indonesia lainnya.
PSSI terus memperkuat jaringan pencarian bakat di luar negeri, khususnya di negara-negara dengan diaspora Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat menambah kualitas dan kuantitas pemain yang memenuhi kriteria internasional.
Di samping itu, pelatih John Herdman menegaskan pentingnya integrasi budaya bagi pemain yang bergabung. Ia menambahkan bahwa adaptasi bahasa dan kebiasaan tim merupakan faktor krusial.
Keberhasilan proses naturalisasi Struijk dapat menjadi titik tolak bagi kebijakan serupa di masa depan. Namun, setiap langkah harus dipertimbangkan secara matang demi kepentingan nasional.
Artikel ini akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan Struijk dan Timnas Indonesia. Pembaca diharapkan mengikuti perkembangan resmi melalui kanal resmi PSSI dan klub terkait.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.








Tinggalkan Balasan