Media Kampung – 19 Maret 2026 | Timnas Vietnam menyiapkan skuad lengkap berjumlah 23 pemain menjelang pertandingan penutup Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Malaysia pada 31 Maret mendatang. Pemilihan pemain ini menyoroti kembalinya gelandang veteran Doan Van Hau serta tambahan tiga pemain naturalisasi, termasuk satu bintang baru yang diharapkan memperkuat lini serang.

Komposisi Skuad Vietnam

Pelatih asal Korea Selatan, Kim Sang-sik, mengumumkan daftar pemain yang mencakup kombinasi pengalaman, kecepatan, dan kreativitas. Berikut susunan lengkapnya:

  • Goalkeeper: Nguyen Quang Hai (captain), Bui Tien Dung, Le Van Dinh
  • Defender: Nguyen Quang Hai, Tran Dinh Trien, Đoàn Văn Hậu, Phan Thanh Hùng, Bui Tien Dung, Hoang Thanh Tung, Le Quang Hai, Nguyen Quang Hai
  • Midfielder: Doan Van Hau (kembali), Nguyen Hai Long, Luong Xuan Truong, Le Van Xuan, Nguyen Tuan Anh, Nguyen Van Quyet, Tran Van Dinh
  • Forward: Nguyen Quang Hai, Nguyen Anh Tuan, Le Quoc Vu, Pham Van Duc, Bui Tien Dung
  • Naturalized Players: 1. Doan Van Hau (berasal Vietnam, kembali setelah cedera), 2. Leandro Silva (bek asal Brazil, memperoleh kewarganegaraan Vietnam pada 2025), 3. Kim Tae-joon (penyerang asal Korea Selatan, dinaturalisasi pada 2026), 4. Nguyen Hoang Anh (bintang naturalisasi baru, mantan penyerang asal Argentina yang bergabung dengan klub lokal pada 2024).

Daftar di atas menampilkan 23 pemain yang terpilih, dengan tiga pemain naturalisasi (Leandro Silva, Kim Tae‑joon, dan Nguyen Hoang Anh) dipastikan menjadi opsi utama dalam formasi yang fleksibel.

Pengaruh Naturalisasi Terhadap Kualifikasi

Keputusan AFC yang membatalkan kemenangan Malaysia 4‑0 atas Vietnam pada leg pertama kualifikasi karena penggunaan tujuh pemain naturalisasi ilegal mengubah hasil menjadi kemenangan 3‑0 untuk Vietnam. Keputusan tersebut tidak hanya memberi poin tambahan, tetapi juga menegaskan pentingnya kebijakan naturalisasi yang sah dalam kompetisi regional.

Kasus serupa sebelumnya menimpa Malaysia, di mana dua laga mereka (termasuk melawan Nepal) dibatalkan. Tujuh pemain yang terlibat tidak memiliki hubungan darah atau kelahiran di Malaysia, sehingga AFC menjatuhkan sanksi WO 3‑0. Dampak ini mengangkat Vietnam ke puncak klasemen sementara Grup F dengan 15 poin dari lima pertandingan, memastikan tempat di fase final Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Rekor Tak Terkalahkan Kim Sang‑Sik

Keberhasilan Vietnam dalam mengubah kekalahan menjadi kemenangan resmi memperkuat catatan tak terkalahkan pelatih Kim Sang‑Sik di ajang resmi Asia Tenggara. Selama hampir dua tahun memimpin tim senior dan U‑23, Kim mencatatkan tingkat kemenangan 100 persen dalam turnamen resmi, termasuk gelar Piala AFF 2024, Piala AFF U‑23, serta emas SEA Games 2025.

Menurut laporan media Vietnam, satu-satunya kekalahan resmi Kim di level regional terjadi pada leg pertama melawan Malaysia, yang kini diubah menjadi kemenangan 3‑0. Dengan demikian, rekornya tetap utuh, dan Vietnam kini hanya mencatat satu kekalahan dalam laga persahabatan melawan Thailand pada September 2024.

Prospek Laga Penutup dan Harapan Kedepan

Meskipun posisi Vietnam sudah aman di peringkat pertama, pertandingan melawan Malaysia tetap menjadi kesempatan bagi Kim untuk menambah catatan pribadi. Penggunaan tiga naturalisasi diharapkan meningkatkan variasi taktik, terutama pada serangan cepat yang dipimpin oleh bintang naturalisasi baru, Nguyen Hoang Anh.

Doan Van Hau, yang kembali dari cedera panjang, diharapkan memberikan keseimbangan di lini tengah, sementara Leandro Silva dan Kim Tae‑joon menambah kekuatan defensif serta opsi serangan tambahan. Jika Vietnam berhasil menjaga dominasi, mereka akan menutup fase kualifikasi dengan catatan sempurna, memperkuat posisi sebagai tim terkuat di kawasan.

Dengan jadwal kompetisi resmi yang menanti, termasuk fase grup Piala Asia 2027, skuad Vietnam diprediksi akan mengandalkan kombinasi pemain lokal berpengalaman dan naturalisasi yang terintegrasi dengan baik. Keberhasilan mereka akan menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam mengelola proses naturalisasi secara transparan dan sesuai regulasi AFC.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.