Jakarta – Inter Milan meraih kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo dalam lanjutan Liga Italia yang digelar di Mapei Stadium, Minggu (8/01/2026). Pelatih Inter, Cristian Chivu, menilai gol pembuka menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan dan membuat timnya lepas dari tekanan tuan rumah.
Pada laga tersebut, Inter sempat mendapat perlawanan intens dari Sassuolo di menit-menit awal. Neroverdi tampil agresif dan menekan lini pertahanan Nerazzurri. Namun, situasi berubah setelah Inter mencetak gol pertama melalui Yann Bisseck pada menit ke-11 lewat situasi sepak pojok.
Chivu menilai gol tersebut datang di waktu yang tepat. Setelah unggul, Inter tampil lebih tenang dan mampu mengontrol permainan hingga akhirnya berpesta gol. Pelatih asal Rumania itu juga menyoroti kedewasaan timnya dalam menghadapi tekanan lawan.
Menurut Chivu, Inter sempat kesulitan menghadapi intensitas permainan Sassuolo, terutama saat tuan rumah menguasai bola dan langsung melancarkan serangan. Namun, kekompakan tim dan kemampuan beradaptasi membuat Inter mampu membalikkan keadaan dan mengendalikan laga.
Setelah gol Bisseck, Inter menambah keunggulan melalui Marcus Thuram pada menit ke-28. Dominasi Nerazzurri berlanjut di babak kedua dengan gol dari Lautaro Martinez pada menit ke-50, disusul Manuel Akanji empat menit berselang. Pesta gol Inter ditutup oleh Luis Henrique menjelang laga usai pada menit ke-89.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi inter milan di puncak klasemen Liga Italia. Nerazzurri kini mengoleksi 59 poin dan unggul delapan angka dari AC Milan yang berada di posisi kedua.
Sementara itu, bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang tampil di jantung pertahanan Sassuolo, harus mengakui keunggulan Inter. Tekanan bertubi-tubi dari lini serang Nerazzurri membuat lini belakang tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.(SY)












Tinggalkan Balasan