Media Kampung – 28 Maret 2026 | Pengda Inkanas Jawa Timur menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Piala Kapolda Katim 2026 di Surabaya pada Jumat, 27 Maret.

Acara ini merupakan kompetisi tahunan yang berada di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan melibatkan klub-klub karate di seluruh provinsi.

Kejurda kali ini berfungsi sebagai jalur resmi untuk melanjutkan ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Jawa Timur serta ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FORKI 2026.

Bisma Julian, ketua pelaksana, menekankan bahwa atlet yang meraih prestasi di ajang ini berpeluang besar naik ke level kompetisi yang lebih tinggi.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama kompetisi adalah mencetak atlet berdaya saing tinggi dengan kemampuan teknik dan kebugaran yang optimal.

Selain kemampuan fisik, penyelenggara menekankan pentingnya nilai sportivitas, disiplin, dan filosofi karate‑do dalam pembinaan atlet.

Ajang ini juga dirancang untuk mempererat silaturahmi antar perguruan karate di Jawa Timur melalui interaksi kompetitif dan sosial.

Program ini mendukung upaya berkelanjutan dalam meningkatkan prestasi karate regional, sesuai dengan rencana jangka panjang federasi.

Berbagai kategori usia dipertandingkan, mulai dari pra‑usia dini, anak‑anak, remaja, hingga senior, termasuk kategori khusus TNI/Polri dan beregu campuran.

Para juara umum akan menerima trofi serta dana pembinaan yang ditetapkan untuk memperkuat latihan lanjutan.

Penyelenggaraan Kejurda mendapat dukungan dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta sponsor lokal yang menyediakan fasilitas dan logistik.

Dengan dukungan tersebut, diharapkan peserta dapat menampilkan performa terbaik dan siap bersaing pada Kejurprov Jawa Timur.

Kejurprov selanjutnya akan menjadi kualifikasi utama untuk mengirim perwakilan provinsi ke Kejurnas FORKI.

Para atlet yang berhasil melaju ke level provinsi memiliki peluang signifikan untuk mengukir prestasi di tingkat nasional.

Seorang pelatih senior mengungkapkan harapannya bahwa Kejurda ini akan menjadi batu loncatan bagi generasi baru karateka Jawa Timur.

Lokasi kompetisi dipilih di GOR Pusat Kebudayaan Surabaya, dengan fasilitas matras standar internasional.

Acara menarik perhatian penonton lokal, media, serta delegasi resmi yang mencatat hasil pertandingan secara real time.

Dengan berakhirnya Kejurda, penyelenggara menegaskan komitmen terus memperkuat jaringan klub dan meningkatkan kualitas atlet untuk kompetisi berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.