Media Kampung – 28 Maret 2026 | Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Cabang Surabaya akan menyelenggarakan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) pertamanya.
Ajang ini menjadi tahap awal bagi pemain domino setempat untuk melaju ke kompetisi tingkat provinsi dan nasional.
Ketua Umum Orado Surabaya, Rio Gahari, menegaskan bahwa Kejurcab wajib diikuti bagi atlet yang ingin bertanding di level lebih tinggi.
Pemenang di tingkat kota akan memperoleh tiket resmi untuk mewakili Surabaya pada Kejuaraan Provinsi Jawa Timur.
Di babak provinsi, wakil dari 38 kota dan kabupaten se‑jawa timur akan bersaing untuk menentukan perwakilan provinsi ke Kejuaraan Nasional.
Jadwal Kejuaraan Nasional direncanakan pada 25 Mei 2026 dan akan dilaksanakan di Bogor.
Kejurcab Surabaya menjadi penting karena merupakan kompetisi pertama sejak Orado resmi dibentuk pada Januari 2026 di Jakarta.
Deklarasi pendirian Orado di ibu kota didukung oleh Menpora, Erick Thohir, serta Ketua KONI Pusat.
Meskipun organisasi masih muda, antusiasme atlet domino di Surabaya sangat tinggi.
Lebih dari 40 tim mendaftar, namun panitia memutuskan membatasi peserta menjadi 32 tim untuk menjaga kualitas kompetisi.
Tim‑tim yang terpilih harus hadir pada Technical Meeting yang diadakan minggu lalu.
Rio menilai batas kuota diperlukan agar turnamen berjalan kompetitif dan terkelola dengan baik.
Turnamen ini diharapkan menjadi ajang seleksi bakat baru bagi domino di wilayah Surabaya.
“Kami ingin melahirkan atlet‑atlet yang dapat mengharumkan nama kota dan provinsi,” ujar Rio dalam pernyataan singkat.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut akan meningkatkan citra domino sebagai olahraga yang profesional.
Pelaksanaan Kejurcab akan dilaksanakan di arena olahraga yang telah disiapkan oleh pemerintah kota.
Fasilitas mencakup ruang tunggu, area registrasi, dan meja‑meja kompetisi standar internasional.
Wasit dan juri dipilih dari kalangan yang memiliki sertifikasi resmi dalam kompetisi domino.
Panitia juga menyiapkan program pelatihan teknik bagi tim yang lolos seleksi awal.
Pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat strategi permainan dan konsistensi mental pemain.
Seluruh proses kompetisi akan diawasi oleh komite teknis Orado untuk memastikan kepatuhan aturan.
Hasil akhir Kejurcab akan menentukan empat tim teratas yang melaju ke babak provinsi.
Pada tingkat provinsi, tim‑tim tersebut akan bersaing melawan perwakilan kota lain untuk meraih tiket ke Kejurnas.
Kejurnas Bogor diproyeksikan menjadi ajang pertemuan atlet domino terbaik dari seluruh Indonesia.
Keberhasilan Surabaya dalam menyiapkan perwakilan berkualitas dapat memperkuat posisi Jawa Timur dalam kompetisi nasional.
Pemerintah daerah Surabaya menyatakan dukungan penuh melalui sponsor logistik dan promosi media lokal.
Diharapkan pula partisipasi publik yang tinggi dalam menyaksikan pertandingan secara langsung.
Kejurnas nanti akan menjadi panggung bagi pemain muda Surabaya untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Jika berhasil, prestasi tersebut dapat memicu peningkatan investasi dalam pengembangan olahraga domino.
Secara keseluruhan, Kejurcab pertama Orado Surabaya menandai langkah strategis dalam memperluas jaringan olahraga domino dan menyiapkan atlet unggul untuk ajang nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan