Media Kampung – 28 Maret 2026 | Alex Marquez dari BK8 Gresini Racing berhasil mengamankan posisi keenam pada sesi latihan pertama MotoGP di Circuit of the Americas, menandai penampilan kompetitif tim Italia di panggung Amerika.
Kecepatan tertinggi sesi dikuasai Pedro Acosta (Red Bull KTM) dengan waktu 2:01.715, sementara Fabio Di Giannantonio dan Jorge Martin melengkapi tiga besar.
Marc Marquez mengalami kecelakaan di Turn 10, memaksa bendera merah berkibar dan menginterupsi jalannya latihan.
Setelah kecelakaan, Marc Marquez kembali ke lintasan dan menyelesaikan sesi di posisi keempat, hanya selisih 0,157 detik dari pemenang.
Penampilan Alex Marquez menegaskan konsistensi Gresini Racing di kelas utama, mengingat tim ini belum menembus podium pada akhir pekan ini.
Di kelas Moto2, tim Gresini menampilkan dua pembalap, Alonso Lopez dan Sergio Garcia, yang masing-masing finis di posisi ke-12 dan ke-21.
Alonso Lopez mencatat waktu 1:01.258, menempatkannya di antara pembalap lain yang bersaing ketat untuk posisi di zona poin.
Sergio Garcia, yang sempat terjatuh pada sesi sebelumnya, kembali ke lintasan namun tidak mampu meningkatkan posisi, mengakhiri sesi di luar zona poin.
David Alonso (Aspar) memecahkan rekor lap pada sesi tersebut dengan catatan 2:05.847, hampir setengah detik lebih cepat dari pesaing terdekat.
Kecepatan tinggi dan kondisi trek yang semakin berkas menambah tekanan pada semua tim untuk menyesuaikan setelan motor.
Tim Gresini Racing menyatakan kepuasannya atas performa Alex Marquez, menganggap hasil ini sebagai landasan kuat menjelang kualifikasi.
“Kami melihat potensi besar pada motor dan rider, dan akan terus mengoptimalkan strategi untuk balapan utama,” kata manajer tim dalam konferensi pers singkat.
Di sisi lain, tim Gresini Moto2 menekankan pentingnya konsistensi dan belajar dari kesalahan di sesi latihan selanjutnya.
“Kami masih dalam proses adaptasi pada sirkuit ini, tetapi kami yakin bisa meningkatkan performa di sesi berikutnya,” ujar kepala teknisi tim.
Analisis teknis mengindikasikan bahwa Alex Marquez memanfaatkan setup suspensi yang lebih keras untuk mengatasi perubahan grip pada bagian tengah trek.
Penggunaan ban Michelin pada kelas utama dan Dunlop pada kelas dua memberikan karakteristik berbeda yang memengaruhi kecepatan lap.
Selain Gresini, tim Ducati Lenovo, Aprilia, dan Yamaha juga menunjukkan performa kuat, menambah persaingan ketat menjelang balapan.
Marc Marquez yang mengalami kecelakaan masih dalam proses evaluasi, namun timnya mengonfirmasi tidak ada cedera serius.
Tim Ducati melaporkan bahwa motor tetap dalam kondisi baik dan siap melaju pada sesi berikutnya.
Cuaca di Austin pada hari Jumat berawan dengan suhu berkisar antara 22-24 derajat Celsius, kondisi ideal untuk balapan.
Track condition menunjukkan peningkatan grip pada akhir sesi, memungkinkan pembalap menurunkan waktu lap secara signifikan.
Dengan sisa waktu latihan hanya dua menit, Alex Marquez berhasil mempertahankan ritme konsisten tanpa kesalahan teknis.
Para pembalap lain, seperti Raul Fernandez dan Ai Ogura, juga menampilkan performa stabil di zona poin.
Gresini Racing berharap hasil FP1 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan performa di kualifikasi dan balapan utama.
Strategi tim mencakup penyesuaian elektronik dan pemetaan tenaga untuk memaksimalkan akselerasi di lurusan panjang COTA.
Pengujian aerodinamika juga menjadi fokus, dengan tim berusaha menurunkan drag sambil mempertahankan downforce pada tikungan cepat.
Para penggemar MotoGP di Amerika menantikan aksi selanjutnya setelah sesi latihan yang penuh drama.
Balapan utama dijadwalkan pada hari Sabtu malam, dengan jutaan penonton di seluruh dunia menyaksikannya secara live.
Secara keseluruhan, Gresini Racing menunjukkan progres signifikan pada kelas utama, sementara kelas dua masih dalam tahap pengembangan.
Tim menutup sesi latihan dengan keyakinan bahwa kombinasi rider berpengalaman dan pengembangan teknis akan membuahkan hasil positif pada hari balapan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan