Media Kampung – 27 Maret 2026 | Timnas Prancis mengalahkan Brasil 2-1 dalam laga persahabatan di Gillette Stadium, Boston, pada Kamis 27 Maret 2026.
Gol pertama dicetak Kylian Mbappe pada menit ke‑32 setelah menerima umpan Ousmane Dembélé, memberi keunggulan awal bagi Les Bleus.
Hugo Ekitike menambah selisih pada menit ke‑65 melalui sundulan setelah assist kembali dari Mbappe, memperkuat keunggulan 2‑0.
Brasil memulihkan satu gol lewat Gleison Bremer pada menit ke‑78, namun tidak mampu menyamakan kedudukan sebelum peluit akhir.
Tim Prancis harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke‑55 setelah Dayot Upamecano menerima kartu merah langsung setelah tinjauan VAR.
Meskipun kekurangan satu pemain, Les Bleus tetap mengendalikan tempo permainan dan menambah gol kedua di babak pertama.
Brasil sempat menekan pada menit‑70 hingga akhir pertandingan, namun pertahanan Prancis tetap solid dan menghalau serangan lawan.
Pelatih Didier Deschamps menegaskan bahwa kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan adaptasi taktikal timnya.
Sisi Brasil yang dilatih Carlo Ancelotti menurunkan formasi 4‑4‑2, menekankan peran duo penyerang Matheus Cunha dan Vinícius Júnior.
Raphinha menjadi ancaman pertama bagi pertahanan Prancis, namun tembakannya melebar dari tiang gawang.
Statistik pertandingan mencatat total tembakan Prancis 12 kali, Brasil 10 kali, dengan penguasaan bola mendekati 55‑45.
Penonton di gillette stadium, yang berjumlah sekitar 65.000 orang, menyaksikan aksi cepat dan intens sepanjang 90 menit plus tambahan waktu.
Setelah pertandingan, Mbappe mengungkapkan kebahagiaannya, “Saya senang bisa membantu tim dan mencetak gol penting untuk Prancis.”
Ekitike menambahkan, “Kami bermain sebagai satu kesatuan, meski satu pemain keluar, kami tetap fokus untuk menang.”
Ancelotti mengakui performa Prancis kuat, namun menilai Brasil tetap belajar dari kekalahan menjelang piala dunia 2026.
Kemenangan ini menjadi persiapan penting bagi Prancis menjelang turnamen besar, menguji skema 4‑2‑3‑1 yang diusung Deschamps.
Di sisi lain, Brasil akan mengevaluasi strategi pertahanan, terutama dalam situasi bermain melawan tim dengan keunggulan jumlah pemain.
Pertandingan persahabatan ini menegaskan kembali rivalitas antara dua raksasa sepak bola dunia dan memberikan gambaran kondisi tim menjelang kompetisi internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan