Media Kampung – 26 Maret 2026 | Aaron Chia bersama pasangannya Soh Wooi Yik menargetkan balas dendam setelah kekalahan tipis di final All England 2026. Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, menyatakan keyakinan bahwa duo ini memiliki peluang besar untuk mengatasi pasangan Korea Selatan Kim Won Ho dan Seo Seung Jae.

Chia lahir pada 20 Februari 1997 dan memulai latihan bulu tangkis sejak usia dini. Kecepatan, refleks, serta kemampuan membaca arah shuttle membuatnya menonjol sejak turnamen junior.

Setelah menembus kompetisi nasional junior, Chia bergabung dengan Soh dan menembus BWF World Tour. Kedua pemain secara rutin mencapai semifinal dan final pada turnamen tingkat internasional.

Prestasi terbaru mencakup medali emas SEA Games dan kemenangan di Singapore Open 2025 melawan Kim/Seo. Di All England 2026, mereka berhasil meraih perak setelah kalah dalam rubber game.

Menurut peringkat BWF per Maret 2026, Chia dan Soh menempati posisi keenam dunia dalam kategori ganda putra. Peringkat ini mencerminkan konsistensi penampilan pada turnamen bergengsi.

Gaya bermain mereka agresif namun terukur, mengandalkan smash tajam dan pertahanan solid. Kekuatan utama terletak pada koordinasi tim, kemampuan membaca strategi lawan, dan mental yang tangguh pada momen krusial.

Catatan head‑to‑head melawan Kim/Seo menunjukkan tiga pertemuan di final, dengan satu kemenangan pada Singapore Open 2025. Kekalahan di Malaysia Open 2026 dan All England 2026 masing‑masing berakhir dengan skor rubber game yang menegangkan.

Dalam drawing Kejuaraan Asia 2026, Chia/Soh dijadwalkan sebagai unggulan kedua. Jalur mereka kemungkinan melibatkan lawan berat seperti pasangan Indonesia Fajar Alfian/Muhamad Shohibul Fikri, India Rankireddy/Shetty, atau pasangan Korea lainnya sebelum berpotensi bertemu Kim/Seo di final.

Pelatih Herry IP menekankan pentingnya penyempurnaan taktik dan persiapan fisik menjelang turnamen. Ia menilai bahwa perbedaan performa di All England sudah cukup jelas untuk memberi peluang revans.

Dengan disiplin latihan, adaptasi strategi, dan dukungan tim, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik siap mengubah hampir kemenangan menjadi gelar juara di Kejuaraan Asia 2026, sekaligus memperkuat posisi Malaysia di panggung ganda putra dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.