Media Kampung – 25 Maret 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap Honda Team Asia, menempati posisi ketiga pada Grand Prix Moto3 Brasil, menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di kejuaraan dunia Moto3.
Hasil tersebut mengangkatnya ke peringkat ketiga sementara klasemen Moto3 2026 dengan 27 poin, tertinggal di belakang pemimpin Maximo Quiles (45 poin) dan runner‑up Morelli (28 poin).
Veda mengumpulkan poin setelah finis kelima pada seri pembuka di Buriram, Thailand, lalu meningkatkan performanya menjadi podium di Brasil, menunjukkan perkembangan yang cepat.
Balapan di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, sempat dihentikan karena kerusakan aspal; Veda tetap tenang dan berhasil kembali ke posisi terdepan saat perlombaan dilanjutkan.
Dia memulai dari grid ketiga, sempat turun ke urutan kesepuluh akibat insiden awal, namun berhasil melaju kembali dalam putaran akhir untuk mengamankan tempat ketiga.
Tim manajer Honda Team Asia memuji ketangguhan mental Veda, menyatakan bahwa fokusnya dalam situasi kacau menjadi faktor utama pencapaian tersebut.
Rider berusia 17 tahun itu menyampaikan rasa terima kasih kepada tim dan para pendukung di Indonesia, menegaskan bahwa podium ini membuktikan kemampuannya bersaing di barisan depan.
Media luar negeri, termasuk Eurosport Italia, menyoroti gaya balap agresif dan tanpa rasa takut Veda, menyebut podiumnya sebagai kejutan terbesar pada awal musim Moto3 tahun ini.
Reaksi domestik juga bersemangat; beberapa pengusaha Indonesia memberikan bonus tunai hingga Rp25 juta dan janji hadiah sepeda motor sebagai penghargaan atas prestasinya.
Tabel klasemen terbaru menempatkan Veda di atas rekan satu paddock Asia seperti Zen Mitani (nol poin) dan Hakim Danish (enam poin), memperkuat posisinya sebagai pembalap teratas Indonesia.
Kalendar Moto3 selanjutnya akan berlanjut ke sirkuit COTA, Texas, pada 27‑30 Maret, dimana Veda akan berusaha menambah poin melawan kompetitor kuat.
Jika ia dapat meniru performa Brasil, Veda berpeluang menembus lima besar klasemen sebelum pertengahan musim, menjaga harapan Indonesia tetap hidup di kejuaraan dunia.
Komunitas motorsport Indonesia memberikan selamat, menekankan bahwa pencapaian ini menandakan peningkatan kompetitif talenta Asia dalam balap Grand Prix.
Perkembangan Veda akan terus dipantau oleh sponsor nasional dan tim internasional yang tengah mencari pembalap muda berbakat.
Secara keseluruhan, podium di Brasil mengangkat Veda ke jajaran atas klasemen, memberi momentum pada balapan berikutnya, sekaligus menorehkan tonggak sejarah bagi pembalap Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan