Media Kampung – 25 Maret 2026 | Vancouver Whitecaps mengalami kekalahan pertama musim ini dengan skor 1-0 melawan San Jose Earthquakes, mengakhiri rentetan tak terkalahkan mereka.

Kekalahan terjadi dalam pertandingan yang ketat di BC Place, dengan gol tunggal tercipta pada awal babak kedua.

Sebelum laga ini, Whitecaps berada di peringkat kedua dalam power rankings MLS, menyamai Nashville SC dengan 13 poin dari lima pertandingan.

Rekor awal mereka mencakup lima kemenangan, tanpa kebobolan, dan total poin tertinggi klub, menempatkan mereka sebagai favorit utama.

San Jose masuk ke lapangan dengan peringkat lebih rendah, namun penampilan terakhir menunjukkan kemampuan menantang tim-tim papan atas.

Earthquakes memanfaatkan celah defensif, mengubah umpan silang dari sisi kanan menjadi gol penentu.

Setelah kebobolan, Whitecaps kesulitan menciptakan peluang jelas meskipun menekan terus-menerus dari lini tengah.

Pelatih Vanni Sartini menyatakan kekecewaan, menekankan “kami harus segera bangkit dan mengembalikan kepercayaan yang membawa kami sejauh ini”.

Pelatih San Jose Matt Potter memuji disiplin timnya, menambahkan “kami tetap terorganisir dan memanfaatkan momen ketika muncul”.

Hasil tersebut menurunkan Vancouver ke peringkat ketiga dalam power rankings terbaru, di belakang LAFC dan Nashville SC.

LAFC mempertahankan posisi puncak dengan rekor kebobolan historis dan 13 poin, sementara Nashville memiliki selisih gol lebih unggul.

Kedua klub tetap tak terkalahkan di liga, sedangkan San Jose meraih kemenangan pertama musim ini lewat kemenangan atas Vancouver.

Pertandingan ini juga menandai akhir rentetan tak terkalahkan Whitecaps yang bertahan selama lima laga sejak pembukaan musim.

Di CONCACAF Champions Cup, perjalanan Vancouver berakhir lebih awal melawan Seattle Sounders, menambah beban minggu yang menantang bagi klub.

Kemenangan Earthquakes meningkatkan posisi mereka di Western Conference dan memberikan momentum menjelang laga selanjutnya melawan Portland Timbers.

San Jose kini fokus mempertahankan performa menjelang perempat final Champions Cup melawan Tigres UANL.

Sementara itu, Vancouver berupaya bangkit cepat dengan pertandingan liga berikutnya melawan Portland, berharap mengembalikan poin yang hilang.

Hasil ini menegaskan keseimbangan kompetitif MLS, di mana peringkat awal dapat berubah drastis setelah satu hasil pertandingan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.