Media Kampung – 24 Maret 2026 | Arsenal menghadapi dilema defensif karena bek tengah William Saliba masih absen akibat cedera.
Pemain internasional Prancis tersebut tidak masuk dalam skuad terbaru Timnas, dan digantikan secara tak terduga oleh bek Crystal Palace.
Keputusan pencoretan Saliba muncul setelah kekalahan Arsenal di final Carabao Cup yang menyoroti kelemahan lini belakang.
Federasi Sepak Bola Prancis menyebut masalah pergelangan kakinya sebagai alasan utama penolakan.
Tim medis Arsenal menegaskan bahwa strain pergelangan kaki masih dalam tahap observasi.
Pelatih Mikel Arteta memperingatkan bahwa jadwal kepulangan Saliba masih belum pasti menjelang pertandingan Premier League penting.
Selain Saliba, Gabriel Magalhães juga menolak panggilan internasional karena masalah lutut ringan.
Kedua bek telah absen sejak jeda internasional Maret 2026.
Sementara itu, Arteta mengandalkan opsi muda seperti Jarrad Branthwaite dan Ben White untuk mengisi posisi bek tengah.
Penampilan mereka beragam, namun membantu tim menghindari krisis defensif.
Legenda Arsenal dan mantan kapten Tony Adams memuji kemitraan Saliba dan Gabriel.
Adams menyatakan dalam wawancara singkat bahwa ia ingin bermain bersama salah satu atau keduanya.
“Saya dapat melengkapi Saliba dengan marking agresif, dan saya akan menutup ruang di belakang Gabriel,” ungkapnya.
Komentar tersebut menekankan fleksibilitas taktis yang diberikan oleh duo tersebut.
Adams menambahkan bahwa keduanya telah menjadi salah satu pasangan bek tengah terbaik di dunia.
Kerjasama mereka menjadi kunci dalam dorongan Arsenal menuju gelar liga.
Pernyataan resmi klub menguraikan jadwal rehabilitasi Saliba yang berfokus pada stabilitas pergelangan kaki dan manajemen beban.
Klub memperingatkan bahwa kepulangan prematur dapat memicu cedera ulang.
Oleh karena itu, Arsenal berencana mengintegrasikan Saliba secara perlahan, kemungkinan setelah jeda internasional berikutnya.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, menyatakan kekecewaan atas pencoretan Saliba.
Ia menekankan pentingnya kebugaran penuh menjelang kualifikasi Euro yang akan datang.
Bek Crystal Palace yang dipilih sebagai pengganti akan bergabung dengan skuad Prancis untuk laga Maret.
Ini menjadi kasus langka seorang bek Premier League dari klub menengah mendapatkan panggilan internasional.
Jadwal pertandingan Arsenal baru-baru ini meningkatkan tekanan pada lini belakang.
Kekalahan melawan Manchester City di final Carabao Cup menambah urgensi proses pemulihan.
Meskipun mengalami kemunduran, Arsenal masih berada dalam perburuan gelar Premier League.
Arteta menegaskan bahwa kedalaman skuad akan diuji dalam minggu-minggu mendatang.
Penggemar mengekspresikan kekhawatiran di media sosial mengenai daftar cedera klub.
Namun, staf pelatih tetap yakin pada protokol rehabilitasi yang dijalankan.
Kepala medis klub, Dr. Maria Lopez, mencatat bahwa pergelangan kaki Saliba menunjukkan respons positif terhadap fisioterapi.
Ia memperkirakan kemajuan terukur dalam tiga minggu ke depan.
Masalah lutut Gabriel digambarkan sebagai iritasi meniskus ringan, tidak diperkirakan lama absen.
Kedua bek diharapkan kembali berlatih penuh setelah jeda internasional.
Ketiadaan kemitraan mereka memaksa Arsenal menyesuaikan formasi defensif.
Arteta kadang beralih ke formasi tiga bek untuk menyesuaikan dengan pemain yang tersedia.
Pengamat memprediksi tantangan Arsenal dalam meraih gelar sangat bergantung pada kepulangan tepat waktu bek tengah utama.
Catatan defensif tim ini termasuk yang terkuat pada musim ini.
Secara keseluruhan, pencoretan Saliba dari Timnas Prancis dan proses rehabilitasi pergelangan kakinya menahan kehadirannya di lapangan.
Arsenal berharap kepulangan bertahapnya akan mengembalikan kekokohan defensif yang dibutuhkan untuk bersaing di semua kompetisi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan