Media Kampung – 22 Maret 2026 | Marc Marquez mengakhiri Sprint Race MotoGP Brazil 2026 dengan kemenangan pertama musimnya setelah menyalip Fabio Di Giannantonio pada putaran akhir. Kemenangan ini datang setelah Marquez memulai balapan dari posisi ketiga pada grid.
Balapan utama sempat tertunda lebih dari 80 menit karena munculnya sinkhole berbahaya di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiania. Penundaan tersebut menambah tekanan pada tim dan pembalap yang harus menyesuaikan diri dengan kondisi lintasan yang belum sepenuhnya stabil.
Fabio Di Giannantonio, pembalap tim Pertamina VR46 Ducati, berhasil memanfaatkan pole position dan memimpin selama sebagian besar sprint. Ia mempertahankan keunggulan hingga lap kesembilan dengan selisih sekitar satu detik dari Marquez.
Marquez segera mengejar pemimpin dengan menyalip Fabio Quartararo pada lap pertama untuk merebut posisi kedua. Selanjutnya ia terus mengurangi jarak, memanfaatkan kecepatan keluar tikungan dan konsistensi di sektor satu serta empat.
Pada putaran ke-13, Marquez menembus pertahanan Di Giannantonio di tikungan ke-12 dan berhasil menyalipnya dari dalam sebelum memasuki tikungan berikutnya. Manuver ini memastikan Marquez memimpin hingga garis finis, menutup sprint dengan selisih tipis.
Podium sprint terdiri atas Fabio Di Giannantonio di posisi kedua dan Jorge Martin mengamankan tempat ketiga untuk Aprilia. Fabio Quartararo yang sempat menempati posisi dua di awal balapan turun menjadi peringkat keenam pada akhir sprint.
Setelah kemenangan, Marquez mengungkapkan rasa lega karena berhasil mematahkan catatan kurang beruntung di Thailand. “Di Thailand saya hampir menang, dan hari ini kami berhasil. Kami meraih kemenangan pertama di sprint,” ujar Marquez.
Marquez menambahkan bahwa sirkuit Goiania tidak ia anggap mudah, terutama pada sektor satu dan empat yang menuntut keseimbangan motor. Ia menilai performa Ducati di trek tersebut cukup baik untuk menahan tekanan dari pembalap lain.
Kemenangan sprint ini menandai perubahan momentum bagi Marquez yang sebelumnya mengalami hasil di bawah harapan. Dengan poin tambahan, ia berharap dapat meningkatkan kepercayaan diri menjelang balapan utama yang dijadwalkan keesokan harinya.
Balapan utama akan dimulai dengan Marquez berada di posisi ketiga, di belakang Fabio Di Giannantonio yang memegang pole dan Marco Bezzecchi di posisi dua. Tim Ducati Lenovo berharap hasil sprint dapat menjadi indikator performa mesin dalam 31 putaran penuh.
Sejarah pole position Marquez di Goiania masih belum tercatat, namun keberhasilannya mengatasi kondisi sirkuit yang tidak bersahabat menunjukkan adaptasi yang kuat. Keberhasilan ini menambah catatan penting dalam kariernya di MotoGP, terutama mengingat Brazil kembali menjadi tuan rumah setelah 37 tahun absen.
Dengan cuaca yang masih kurang bersahabat dan kondisi lintasan yang baru diperbaiki, Marquez menunjukkan bahwa pengalaman dan strategi dapat mengatasi tantangan eksternal. Sprint race berakhir dengan sorotan pada performa tim Ducati dan prospek balapan utama yang masih terbuka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan