Media Kampung – 21 Maret 2026 | Raków Częstochowa mengakhiri perjalanan di Liga Konferensi Europa pada babak 1/8 final setelah menelan kekalahan 1-2 melawan Fiorentina dalam pertemuan tandang di Stadion Miejski Sosnowiec. Pertandingan yang dipadati suporter dari kedua negara menandai titik akhir tim Polandia di kompetisi Eropa musim ini.

Di leg pertama yang berlangsung di Firenze, Fiorentina berhasil mengungguli Raków dengan skor 2-1, memberikan mereka keunggulan agregat yang sulit diatasi. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan kepercayaan diri tim Italia menjelang laga balik di tanah Polandia.

Suasana stadion pada malam itu sangat meriah, dengan ribuan pendukung Raków mengisi tribun hingga penuh serta sejumlah suporter Fiorentina yang datang untuk mendukung tim mereka. Sorakan dan nyanyian berulang kali mengisi udara, menciptakan atmosfer yang menggetarkan bagi kedua belah pihak.

Gol pembuka bagi tuan rumah tercipta pada awal babak kedua lewat tendangan jarak dekat Karol Struski, yang memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan untuk menempatkan bola ke dalam gawang. Gol ini memberikan Raków keunggulan sementara dan menumbuhkan harapan untuk membalikkan hasil leg pertama.

Namun Fiorentina segera merespon dengan serangan balasan, dan dalam hitungan menit mereka menyamakan kedudukan berkat tembakan yang memantul dari tiang gawang sebelum menembus jaring. Gol tersebut menandai kegagalan brankas Raków dalam menahan tekanan lawan.

Pada menit-menit tambahan, Fiorentina menambah satu gol lagi melalui serangan terorganisir yang memanfaatkan ruang di lini belakang Raków yang sudah terlalu mundur. Gol penutup ini mengukuhkan hasil akhir 2-1 bagi tim Italia dan menutup peluang kebangkitan bagi Raków.

Strategi taktis Raków berubah drastis setelah Struski mencetak gol, dengan pelatih Łukasz Tomczyk menginstruksikan tim untuk beralih ke pertahanan yang lebih rapat. Pendekatan defensif tersebut terbukti berbahaya karena membuka celah bagi serangan cepat Fiorentina.

Tomczyk, yang menggantikan Marek Papszun pada Desember lalu, harus menghadapi kritik atas keputusan taktisnya meski sebelumnya ia berhasil menuntun tim ke fase grup tanpa harus melalui babak kualifikasi. Pengalaman singkatnya di level internasional kini diuji kembali.

Fiorentina, yang lolos ke fase grup melalui babak play‑off dengan mengalahkan Jagiellonia Białystok, memanfaatkan momentum kemenangan leg pertama untuk menambah kepercayaan diri. Keberhasilan mereka melaju ke perempat final menegaskan kualitas skuad Italia dalam kompetisi ini.

Kegagalan Raków berarti mereka harus memfokuskan kembali tenaga pada kompetisi domestik, terutama Liga Ekstraklasa, di mana harapan meraih gelar tetap tinggi. Meskipun kecewa, pendukung klub tetap menghargai usaha tim sepanjang musim serta pencapaian mereka di panggung Eropa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.