Media Kampung – 21 Maret 2026 | Porto kembali menancapkan langkah ke babak perempat final Liga Europa setelah menyingkirkan VfB Stuttgart dengan skor agregat 4-1. Tim asal Portugal akan menjamu Nottingham Forest di Stadion Estádio do Dragão pada awal bulan depan.
Kemenangan 2-0 melawan Stuttgart di Portugal mempertegas dominasi Porto dalam laga tandang, menutup celah pada babak pertama yang berakhir 2-2 di Stuttgart. Gol-gol yang memutuskan pertandingan dicetak oleh pemain depan Porto dalam serangan cepat di menit ketujuh belas dan ketiga puluh dua.
Statistik menunjukkan Porto menguasai penguasaan bola lebih dari 60% dan menciptakan delapan peluang tepat, sementara Stuttgart hanya menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran. Keberhasilan ini menambah catatan impresif Porto di kompetisi Eropa musim ini.
Pelatih Vitor Pereira menegaskan, “Kami bermain dengan konsistensi dan keinginan untuk melanjutkan tradisi klub di level tertinggi. Fokus kami kini pada menghadapi tim Inggris yang tangguh.”
Sementara itu, Nottingham Forest mengamankan tempat di perempat final setelah mengalahkan Midtjylland melalui adu penalti di MCH Arena, Kopenhagen. Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah perpanjangan waktu, memaksa keputusan ke titik penalti.
Ryan Yates mencetak gol spektakuler dari jarak dua puluh meter yang menempatkan Forest unggul 1-0 pada babak pertama, sementara Nicolas Domínguez menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-40. Martin Erlić menyamakan kembali pada menit ke-69, memaksa perpanjangan waktu.
Dalam adu penalti, Morgan Gibbs‑White, Ibrahim Sangaré, dan Neco Williams berhasil mengeksekusi tendangan mereka, sementara dua penyerang Midtjylland, Cho Gue‑Sung dan Aral Simsir, gagal memanfaatkan peluang. Penjaga gawang Edward Chilufya juga melewatkan tendangan, memberi Forest kemenangan 3-0 di spot.
Pelatih Forest, Steve Cooper, menyampaikan, “Kami harus memanfaatkan momentum ini dan menyiapkan diri secara taktis untuk menghadapi tim kelas dunia seperti Porto. Setiap detail akan kami perhatikan.”
Kedua tim kini memasuki fase penting dengan tekanan tinggi; Porto mengandalkan serangan cepat dan ketajaman di depan gawang, sementara Forest mengandalkan pertahanan disiplin dan kemampuan menyerang balik.
Dalam konteks internasional, Portugal harus menyesuaikan diri setelah Cristiano Ronaldo absen karena cedera hamstring dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat dan Meksiko, menambah beban pada skuad nasional.
Berita sepak bola lainnya menyebutkan penghormatan yang diberikan José Mourinho dan David de Ga kepada mantan pelatih Manchester United yang baru saja meninggal, menegaskan solidaritas di antara para tokoh sepak bola.
Jadwal resmi perempat final menempatkan pertandingan pertama pada 13 April, dengan kembali leg pada tanggal 20 April di City Ground, Nottingham. Kedua leg akan menentukan siapa yang melaju ke semifinal.
Porto menyiapkan formasi 4‑3‑3 dengan fokus pada serangan sayap, mengandalkan kecepatan pemain sayap kanan dan kiri untuk membuka ruang pertahanan Forest. Tim mereka juga menyiapkan alternatif taktik 3‑5‑2 bila diperlukan.
Forest, di sisi lain, kemungkinan akan menurunkan formasi 4‑2‑3‑1, memanfaatkan kehadiran Ryan Yates di lini tengah untuk mengatur transisi cepat dan mendukung serangan melalui Morgan Gibbs‑White.
Para analis mengingatkan bahwa pengalaman Porto di kompetisi Eropa, termasuk penampilan konsisten di Liga Champions, memberi mereka keunggulan taktik dan mental menjelang pertemuan ini.
Namun, performa impresif Forest dalam laga melawan Midtjylland, terutama dalam mengelola tekanan di adu penalti, menunjukkan kemampuan mental yang tinggi yang bisa menjadi faktor penentu.
Dengan kedua tim berada dalam kondisi yang berbeda namun sama-sama berambisi melaju lebih jauh, pertemuan antara Porto dan Nottingham Forest diprediksi akan menjadi laga yang penuh strategi, intensitas, dan peluang kejutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan