Media Kampung – 20 Maret 2026 | Frans Putros, bek Persib Bandung, menerima panggilan resmi dari Tim Nasional Irak untuk ikut serta dalam putaran play‑off antarbenua Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 32 tahun itu akan berangkat ke Meksiko bersama 25 rekan setim untuk bertanding antara 26 dan 31 Maret 2026.

Jadwal tersebut bertepatan dengan jeda kompetisi Super League 2025/2026, sehingga Persib mengistirahatkan seluruh skuad selama seminggu.

Bojan Hodak, pelatih Persib, menyatakan bahwa Putros pantas mendapat panggilan itu karena konsistensi performanya di klub.

“Dia memang layak, kami mendukung sepenuhnya,” ujar Hodak dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (20/3/2026).

Putros menegaskan komitmennya kepada Irak meski harus melepaskan rencana liburan bersama keluarga.

“Jika saya tidak pergi, saya hanya akan memiliki sedikit waktu libur, mungkin mengunjungi tempat baru,” katanya kepada Okezone.

Ia menambahkan bahwa fokusnya kini tertuju pada persiapan di pusat latihan (training centre) Monterey, Meksiko.

Timnas Irak menggelar training centre dari 23 Maret hingga 2 April 2026 sebagai persiapan menghadapi lawan yang belum pasti, Bolivia atau Suriname.

Putros akan berperan sebagai full‑back kanan, kiri, atau gelandang tergantung taktik pelatih Graham Arnold.

Arnold menyiapkan skuad berjumlah 26 pemain untuk menghadapi play‑off yang akan dilangsungkan di stadion internasional Meksiko.

Irak sebelumnya menyingkirkan Uni Emirat Arab di babak kelima zona Asia dan melaju ke final Path 2.

Pada putaran terakhir kualifikasi Asia, Putros tampil singkat melawan Arab Saudi, mencatat 35 menit bermain.

Cedera lutut yang dialaminya pada Oktober 2025 menyebabkan ia absen dari dua leg melawan UEA dan FIFA Arab Cup 2025.

Meskipun begitu, pemulihan yang cepat memungkinkan ia kembali ke performa puncak menjelang play‑off.

Putros menyatakan keyakinan Irak dapat meraih tiket ke Qatar 2026 dengan mengalahkan tim lawan di Meksiko.

“Kami ingin memenangkan pertandingan itu agar bisa pergi ke Piala Dunia,” tegasnya.

Para pendukung Irak di diaspora Indonesia menyambut baik keputusan Putros, mengingat peran pentingnya di tim nasional.

Sementara di Bandung, Persib tetap melanjutkan program latihan tanpa Putros hingga musim berlanjut.

Hodak menekankan pentingnya menjaga kebugaran Putros agar ia kembali dalam kondisi prima setelah tugas internasional.

Putros juga menegaskan tidak ada rencana khusus selama libur, karena fokusnya sepenuhnya pada timnas.

“Tidak ada rencana spesial, saya hanya akan berlatih dan menunggu jadwal pertandingan,” tambahnya.

Pihak Persib mengonfirmasi bahwa hak cuti Putros dipertimbangkan secara adil mengingat kewajiban internasionalnya.

FIFA mengatur bahwa klub wajib melepaskan pemain yang dipanggil untuk kompetisi resmi seperti play‑off Piala Dunia.

Oleh karena itu, Persib tidak dapat menolak panggilan Putros tanpa melanggar regulasi.

Putros menjadi pemain pertama Persib yang dipanggil ke Timnas Irak sejak ia mengubah kewarganegaraan pada 2019.

Keputusan ini meningkatkan profil Persib di mata publik internasional, terutama di Timur Tengah.

Media sosial menampilkan dukungan luas, dengan ribuan komentar mengapresiasi dedikasi Putros.

Di sisi lain, para pemain Persib lain memanfaatkan libur untuk berkunjung ke kampung halaman masing‑masing.

Mereka tetap mengikuti perkembangan Putros melalui siaran langsung dan laporan resmi.

Pelatih Hodak menilai kedalaman skuad Persib tidak akan terpengaruh signifikan oleh absennya satu pemain.

“Kita memiliki banyak opsi, namun kami tetap mendoakan kesuksesan Putros di Meksiko,” tuturnya.

Jika Irak berhasil lolos, Putros akan menjadi salah satu pemain Indonesia‑kelahiran yang tampil di Piala Dunia.

Hal ini diyakini dapat menginspirasi generasi muda sepak bola Indonesia untuk meraih ambisi internasional.

Dengan semangat dan persiapan matang, Putros siap mewakili Irak dan menutup fase kompetisi ini dengan hasil positif.

Artikel ini mencerminkan dedikasi seorang pemain profesional yang menyeimbangkan tugas klub dan negara demi tujuan bersama.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.