Cristiano Ronaldo absen Al Nassr menjadi sorotan dalam lanjutan Liga Arab Saudi pekan ke-19. Tanpa kehadiran sang megabintang, Al Nassr tetap mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Al Riyadh di Prince Turki bin Abdulaziz Stadium, Senin (2/01/2026) malam WIB.

Nama Ronaldo tidak tercantum dalam daftar pemain yang dibawa Al Nassr pada laga tersebut. Satu-satunya gol kemenangan tim tamu dicetak Sadio Mane, memastikan Al Nassr pulang dengan tiga poin meski tanpa kontribusi kaptennya.

Media Portugal, A Bola, melaporkan absennya Cristiano Ronaldo bukan disebabkan faktor kebugaran. Penyerang berusia 40 tahun itu disebut tengah kecewa dengan pengelola klub, Public Investment Fund (PIF), yang juga menjadi pemilik sejumlah klub besar di Arab Saudi.

Ronaldo menilai PIF tidak bersikap seimbang dalam mendukung klub-klub di bawah naungannya. Ia dikabarkan menyoroti besarnya alokasi dana yang lebih banyak mengalir ke Al Hilal, rival utama Al Nassr, yang dalam beberapa musim terakhir tampil dominan dan aktif di bursa transfer.

Kekecewaan CR7 disebut semakin bertambah lantaran minimnya pergerakan Al Nassr pada bursa transfer musim dingin. Klub asal Riyadh itu hanya merekrut satu pemain, yakni gelandang muda Irak Haydeer Abdulkareem, tanpa tambahan pemain berpengalaman lain.

Situasi tersebut berbanding terbalik dengan Al Hilal yang agresif memperkuat skuad. Klub berjuluk The Blue Waves itu merekrut Pablo Mari dari Fiorentina dengan nilai transfer sekitar 2 juta euro, serta mendatangkan penyerang muda Prancis Kader Meite dari Rennes senilai 30 juta euro.

Al Hilal juga terus menambah kekuatan setelah mengamankan Karim Benzema yang memutus kontrak dengan Al Ittihad, serta merekrut Saimon Boubare dari Neom. Langkah tersebut semakin mempertegas perbedaan strategi transfer kedua klub.

Saat ini, Al Nassr dan Al Hilal masih bersaing ketat di papan atas klasemen sementara Liga Arab Saudi. Kedua tim menempati posisi teratas dengan selisih poin yang tipis, menjadikan dinamika internal Al Nassr, termasuk absennya Cristiano Ronaldo, sebagai isu yang terus disorot.(sy)