Media Kampung – 19 Maret 2026 | Jakarta – Taman Impian Jaya Ancol mengumumkan rangkaian layanan dan acara khusus selama libur Lebaran 2026, menandai periode perayaan dengan tema “Festival Raya Kemenangan”. Seluruh area wisata, termasuk Pantai Ancol, Dunia Fantasi (Dufan), SeaWorld, Samudra, Jakarta Bird Land, Atlantis, dan Putri Duyung, tetap buka dengan jam operasional yang disesuaikan.

Festival Raya Kemenangan dan Jadwal Operasional

Festival berlangsung dari 19 Maret hingga 5 April 2026. Ancol menyiapkan event tematik harian, konser musik kecil, pertunjukan seni, serta bazaar makanan khas Lebaran. Pengunjung dapat masuk melalui Pintu Gerbang Utama dengan tarif masuk Rp35.000 per orang, Rp35.000 per mobil, dan Rp25.000 per motor. Semua wahana tetap beroperasi sesuai jam standar, sementara beberapa atraksi menawarkan jam tambahan pada akhir pekan.

Harga Tiket, Promo Ramadan, dan Penawaran Rombongan

Berbagai paket tiket disesuaikan untuk keluarga, pelajar, dan korporasi. Harga standar tiket masuk Ancol beserta gondola adalah Rp80.000, sementara tiket tunggal masuk kawasan saja tetap Rp35.000. Dufan menawarkan tiket reguler Rp400.000, promo “Beli 4 Gratis 1” dengan harga Rp400.000, serta paket Premium mulai Rp1.250.000. Paket khusus Ramadan tersedia secara online pada 21‑29 Maret 2026, mencakup diskon 10‑15 % untuk pembelian H‑1.

  • Rombongan perusahaan atau pelajar: Rp110.000 per orang (Senin‑Jumat).
  • Promo Bukber Ramadan di Bandar Djakarta Ancol: paket 5 orang Rp900.000 termasuk takjil.
  • Annual Pass Ancol: Rp1.500.000 untuk akses tak terbatas selama setahun.

All promo dapat dipesan melalui situs resmi ancol.com atau aplikasi resmi, dengan pembayaran dilakukan minimal satu hari sebelum kunjungan.

Transportasi Publik dan Akses ke Ancol

Untuk memudahkan mobilitas pengunjung, Transjakarta menambah layanan khusus rute Ragunan‑Ancol yang beroperasi hingga tengah malam (05.00‑23.59 WIB) pada tanggal 18‑24 Maret 2026. Penambahan jam operasional ini diharapkan mengurangi kepadatan lalu lintas dan memberi pilihan alternatif bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi.

Pengawasan Bea Cukai terhadap Yacht di Ancol

Di samping kegiatan pariwisata, Bea Cukai Jakarta melakukan inspeksi terhadap 82 yacht yang berlabuh di Batavia Marina, Ancol. Pemeriksaan bertujuan menegakkan kepatuhan pajak barang mewah dan memberantas praktik impor sementara atau penggunaan bendera asing. Dari 48 yacht berbendera Indonesia, sembilan di antaranya dimiliki oleh warga negara Indonesia, sementara enam yacht milik perusahaan domestik. Kepala Kakanwil Bea Cukai, Hendri Darnadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi penerimaan negara dan penertiban ekonomi bawah tanah.

Secara keseluruhan, Ancol berkomitmen menyediakan pengalaman liburan Lebaran yang aman, terjangkau, dan terorganisir. Dengan festival budaya, tarif bersaing, layanan transportasi yang diperpanjang, serta pengawasan regulasi yang ketat, kawasan wisata ini diharapkan menjadi pilihan utama keluarga Jakarta selama musim perayaan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.