Media Kampung – 18 Maret 2026 | Jalur tol Cikampek‑Kalikangkung akan diberlakukan sistem satu arah (one way) secara nasional mulai Rabu siang, 18 Maret 2026. Penerapan ini dimulai tepat pada pukul 12.00 WIB dan mencakup panjang jalan dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung.
Waktu dan Lokasi Pelaksanaan
Seremoni pembukaan (flag off) dijadwalkan pada tengah hari, dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek. Penetapan jam 12.00 WIB didasarkan pada prediksi lonjakan arus kendaraan menjelang puncak mudik Lebaran.
Ruang Lingkup dan Mekanisme One Way
Sistem satu arah akan mengalirkan semua kendaraan menuju arah timur (ke arah Kalikangkung) pada rentang KM 70‑414. Selain itu, Korlantas juga menyiapkan rekayasa contraflow pada segmen KM 55‑70 untuk menyeimbangkan aliran masuk ke jaringan tol Trans Jawa.
Langkah ini merupakan lanjutan dari uji coba satu hari sebelumnya, ketika segmen KM 70‑263 diterapkan one way pada pukul 15.00 WIB. Hasil uji coba dianggap memadai, sehingga keputusan untuk memperluas wilayah satu arah diambil bersama Kapolri, Menhub, dan Direksi Jasa Marga.
Koordinasi dan Penanganan Dinamika Lalu Lintas
Irjen Agus menegaskan bahwa Korlantas akan memantau situasi secara real‑time. Jika terjadi lonjakan tambahan, mereka siap memperpanjang masa penerapan one way atau menyesuaikan pola contraflow. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Dirut Jasa Marga dan pihak terkait untuk mengoptimalkan alur kendaraan,” ujar Irjen Agus.
Penegakan aturan akan dilakukan oleh petugas lapangan, dengan fokus pada kepatuhan rambu, arahan petugas, dan keselamatan penumpang. Pengendara diimbau mempersiapkan kendaraan, kondisi fisik, serta mental sebelum melanjutkan perjalanan.
Harapan dan Dampak Bagi Pemudik
Dengan satu arah nasional, diharapkan kepadatan di titik‑titik rawan dapat berkurang secara signifikan. Kombinasi one way dan contraflow diharapkan menurunkan waktu tempuh dan mengurangi risiko kemacetan parah selama periode mudik.
Pengendara disarankan untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari Korlantas Polri dan Jasa Marga melalui media resmi, serta mematuhi setiap petunjuk di lapangan. Upaya bersama ini bertujuan menciptakan arus mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pemudik.
Dengan penerapan one way nasional pada pukul 12.00 WIB, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam mengelola mobilitas massal menjelang Lebaran 2026. Keberhasilan kebijakan ini akan sangat bergantung pada disiplin semua pihak, mulai dari otoritas, operator jalan tol, hingga pengguna jalan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.








