TNI Angkatan Darat kembali membuka rekrutmen prajurit secara nasional melalui sistem seleksi yang transparan dan tanpa pungutan biaya. Masyarakat diimbau waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan penerimaan prajurit TNI AD.
Rekrutmen TNI AD menjadi salah satu jalur pengabdian yang setiap tahun diminati generasi muda. Selain membuka peluang karier yang stabil, seleksi ini dirancang untuk menjaring calon prajurit yang siap mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pihak TNI AD menegaskan seluruh proses penerimaan dilakukan secara resmi dan terbuka. Informasi pendaftaran, persyaratan, serta jadwal seleksi hanya diumumkan melalui kanal resmi yang telah ditetapkan.
Jalur Rekrutmen TNI AD
TNI AD menyediakan beberapa jalur penerimaan yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan kebutuhan organisasi.
Jalur Tamtama Prajurit Karier (PK) diperuntukkan bagi lulusan minimal SMP hingga SMA sederajat. Jalur ini menjadi fondasi utama kekuatan darat dengan fokus pada pembentukan kemampuan dasar tempur.
Jalur Bintara Prajurit Karier (PK) dibuka bagi lulusan SMA, MA, SMK hingga sarjana. Bintara berperan sebagai penghubung antara Perwira dan Tamtama dalam struktur komando.
Bagi calon pemimpin militer, tersedia jalur Taruna Akademi Militer (Akmil) yang menempuh pendidikan setara D4 atau S1 selama empat tahun. Lulusan jalur ini dipersiapkan menjadi Perwira TNI AD.
Sementara itu, jalur Perwira Prajurit Karier (Pa PK) ditujukan bagi lulusan D3, D4, S1 hingga profesi tertentu seperti dokter dan tenaga teknologi informasi sesuai kebutuhan organisasi.
Panduan Pendaftaran Online
Pendaftaran rekrutmen TNI AD dilakukan secara daring melalui situs resmi:
Calon peserta diwajibkan mengisi formulir pendaftaran dengan data yang benar dan lengkap. Setelah itu, peserta mencetak formulir pendaftaran, blanko dinas, blanko pemeriksaan administrasi, serta riwayat hidup.
Setelah pendaftaran online, calon peserta wajib mengikuti proses validasi di Ajendam atau Ajenrem sesuai wilayah masing-masing dengan membawa dokumen asli. Pada tahap ini dilakukan pemeriksaan awal seperti tinggi dan berat badan, serta pengecekan tato dan tindik.
Tahapan Seleksi
Peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang meliputi:
- Pemeriksaan administrasi
- Pemeriksaan kesehatan tahap awal dan lanjutan
- Tes kesamaptaan jasmani
- Tes psikologi
- Tes akademik (untuk jalur tertentu)
- Tes mental ideologi
- Wawancara
Setiap tahapan bersifat gugur dan dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan TNI AD.
Persyaratan Umum Calon Prajurit
Beberapa persyaratan umum yang wajib dipenuhi antara lain:
- Warga Negara Indonesia
- Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Pancasila dan NKRI
- Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak memiliki catatan kriminal
- Mendapat persetujuan orang tua atau wali
- Memiliki BPJS Kesehatan aktif
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
Ketentuan tambahan dapat berbeda sesuai jalur rekrutmen yang dipilih.
Jadwal dan Sumber Informasi Resmi
Jadwal pendaftaran dan seleksi dapat berbeda setiap tahun dan setiap gelombang. Oleh karena itu, calon peserta disarankan rutin memantau informasi resmi melalui situs rekrutmen TNI AD.
Selain laman resmi, informasi juga disampaikan melalui akun media sosial resmi TNI AD, seperti Instagram @tni_angkatan_darat dan kanal resmi lainnya.
Peringatan Waspada Penipuan
Pusat Penerangan TNI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen TNI AD tidak dipungut biaya. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh hasil seleksi dan sidang penentuan akhir.
Masyarakat diminta tidak percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau fasilitas tertentu. Jika menemukan indikasi penipuan, calon peserta diminta segera melapor kepada panitia resmi atau aparat berwenang.
TNI AD memastikan proses seleksi berjalan jujur, objektif, dan transparan tanpa campur tangan pihak mana pun.


















Tinggalkan Balasan