Media Kampung – 23 Maret 2026 | Lebaran 2026 memicu peningkatan kunjungan wisata kuliner ke Solo, Jateng, terutama bagi pecinta selat tradisional.

Kota Solo menyiapkan lima lokasi yang menyajikan selat dengan rasa legendaris, menjanjikan pengalaman kuliner autentik bagi keluarga.

Selat Kromeng, yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, dikenal dengan kuah kaldu bening beraroma rempah Jawa yang telah dipertahankan sejak era kolonial.

Pemilik warung, Pak Hadi, menegaskan bahwa resep turun-temurun tidak mengalami perubahan selama lebih dari tujuh puluh tahun.

Di sebelah barat kota, Selat Mbah di Pasar Klewer menawarkan daging sapi pilihan yang dipotong tipis dan dibumbui dengan bawang merah, ketumbar, serta gula merah.

Menurut Ibu Siti, salah satu pelanggan tetap, rasa manis alami dari gula merah menyeimbangkan keasaman cuka tradisional.

Selat Gajah, terletak di kawasan Kuncen, menonjolkan penggunaan daun salam dan serai yang memberikan aroma harum pada kuahnya.

Chef Rudi, yang mengelola dapur Selat Gajah, menyatakan bahwa teknik perebusan selama tiga jam menjadi kunci kelezatan kuah.

Selat Lintang, yang berada di Jalan Solo‑Madiun, menambah variasi dengan menambahkan kacang tanah sangrai halus sebagai pelengkap.

Pengunjung, Budi, menyebutkan bahwa sensasi renyah kacang tanah meningkatkan tekstur dan rasa keseluruhan.

Selat Purnama, terletak di area kampus Universitas Sebelas Maret, menyajikan versi vegetarian dengan tempe dan jamur sebagai pengganti daging.

Mahasiswa Anisa mengakui bahwa inovasi tersebut tetap menjaga cita rasa tradisional tanpa mengorbankan nilai gizi.

Kelima tempat tersebut diperkirakan menerima lonjakan kunjungan sebesar 35 persen selama libur Lebaran, menurut data pemda Solo.

Pemerintah kota menyiapkan fasilitas parkir tambahan dan sistem antrean digital untuk mengurangi kepadatan.

Para pedagang juga menyiapkan paket keluarga yang mencakup nasi, selat, dan minuman tradisional, memudahkan konsumen yang berkunjung bersama.

Kegiatan kuliner ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan sektor UMKM setempat, yang menjadi tulang punggung ekonomi Solo.

Selain selat, wilayah sekitar juga menawarkan kerajinan batik dan pertunjukan musik tradisional sebagai pelengkap liburan.

Pengunjung yang ingin merasakan keanekaragaman budaya dapat mengatur jadwal kunjungan melalui aplikasi resmi pariwisata Solo.

Dengan kombinasi rasa legendaris dan layanan modern, lima rekomendasi selat ini menjadi pilihan utama kuliner Lebaran 2026 di Solo.

Pengalaman kuliner tersebut diharapkan meninggalkan kenangan manis bagi keluarga yang merayakan hari raya bersama.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.