Media Kampung – 31 Maret 2026 | BPJS Kesehatan memperkenalkan layanan administrasi melalui WhatsApp bernama PANDAWA, yang memungkinkan peserta JKN mengurus berkas tanpa harus mengunjungi kantor.
Layanan ini dapat dihubungi lewat nomor 08118165165 dan beroperasi selama 24 jam, memberi kebebasan waktu bagi peserta.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sidoarjo, Munaqib, menegaskan bahwa PANDAWA dirancang khusus untuk memproses perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) bagi peserta yang telah berhak lebih dari tiga bulan.
Ia menambahkan bahwa proses melalui PANDAWA tidak memerlukan kunjungan fisik, sehingga aktivitas harian peserta tidak terganggu.
Selain perubahan FKTP, layanan ini juga melayani permohonan kartu peserta, verifikasi data, dan permintaan dokumen resmi secara digital.
Setiap permintaan diproses oleh tim petugas yang terlatih, dengan balasan biasanya diberikan pada hari yang sama.
Pengguna dapat mengirimkan foto atau dokumen pendukung melalui aplikasi WhatsApp, meminimalisir kebutuhan dokumen fisik.
Fitur keamanan yang terintegrasi memastikan data pribadi peserta tetap terlindungi selama proses pertukaran informasi.
BPJS Kesehatan juga menyediakan aplikasi Mobile JKN yang melengkapi layanan PANDAWA, menawarkan fitur serupa dalam platform mobile.
Mobile JKN memungkinkan peserta melakukan skrining kesehatan, memeriksa riwayat klaim, serta mengecek jadwal pelayanan di fasilitas kesehatan terdekat.
Ia menekankan pentingnya peserta melakukan skrining kesehatan setidaknya sekali setahun, baik melalui aplikasi maupun secara langsung di FKTP.
Skrining dapat mengidentifikasi risiko penyakit dini, memberikan kesempatan intervensi lebih cepat.
Salah satu peserta JKN, Sholihin berusia 48 tahun, mengaku terbantu dengan layanan PANDAWA saat mengubah FKTP-nya.
“Prosesnya mudah dan cepat, saya bisa mengurusnya dari rumah dan sudah mendapat balasan di hari yang sama,” ungkapnya.
Sholihin menilai layanan ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki jadwal padat dan sulit meluangkan waktu ke kantor cabang.
Ia juga mengajak peserta lain memanfaatkan PANDAWA untuk menghindari antrean dan perjalanan yang tidak perlu.
PANDAWA tidak hanya mempermudah administrasi, tetapi juga mendukung program kesehatan preventif dengan memfasilitasi akses ke informasi skrining.
BPJS Kesehatan berharap layanan ini dapat meningkatkan kepuasan peserta dan menurunkan beban kerja kantor cabang.
Data internal menunjukkan peningkatan permintaan layanan digital sejak peluncuran PANDAWA pada kuartal pertama tahun ini.
Tim BPJS terus memantau kualitas respons dan berkomitmen menambah fitur baru sesuai kebutuhan peserta.
Dengan perkembangan teknologi, BPJS Kesehatan menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan layanan publik secara digital.
Penggunaan WhatsApp sebagai kanal resmi mencerminkan adaptasi terhadap kebiasaan komunikasi masyarakat modern.
Pada akhirnya, layanan PANDAWA diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan administrasi JKN, menjadikan proses lebih cepat, aman, dan terjangkau.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan