Jakarta – Bayi yang dibesarkan dalam keluarga vegan dan vegetarian terbukti memiliki laju pertumbuhan yang sebanding dengan anak-anak yang mengonsumsi semua jenis makanan. Temuan ini diungkap dalam penelitian berskala besar yang dilakukan para peneliti di Israel.
Dalam pernyataan resmi Universitas Ben-Gurion di Negev, Senin (9/2/2026), dijelaskan bahwa penelitian tersebut melibatkan akademisi dari universitas dan Kementerian Kesehatan Israel. Fokus kajian diarahkan untuk menilai apakah pola makan berbasis nabati mampu mendukung kebutuhan pertumbuhan pesat pada dua tahun pertama kehidupan bayi.
Peneliti menganalisis data kesehatan hampir 1,2 juta anak selama periode 2014 hingga 2023. Jumlah tersebut mewakili sekitar 70 persen dari seluruh bayi di Israel, sehingga memberikan gambaran yang kuat dan komprehensif.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open menunjukkan bahwa bayi dari keluarga vegan dan vegetarian memiliki berat badan, panjang tubuh, serta pertumbuhan lingkar kepala yang setara dengan bayi dari keluarga omnivora.
Meski ditemukan bahwa bayi vegan memiliki risiko sedikit lebih tinggi mengalami berat badan rendah dalam 60 hari pertama kehidupan, perbedaan tersebut tidak bersifat menetap. Pada usia dua tahun, kondisi berat badan antara kelompok bayi vegan, vegetarian, dan omnivora tidak lagi menunjukkan perbedaan yang berarti.
Studi ini juga mencatat bahwa gangguan pertumbuhan dan perkembangan, termasuk stunting, tergolong jarang ditemukan pada semua kelompok pola makan. Tidak ada perbedaan signifikan terkait kejadian tersebut, baik pada bayi yang menjalani pola makan nabati maupun yang mengonsumsi produk hewani.
Para peneliti menegaskan bahwa kunci dari keberhasilan pola makan nabati terletak pada perencanaan yang matang serta dukungan nutrisi yang memadai, terutama selama masa kehamilan dan periode awal kehidupan bayi. Mereka menyimpulkan bahwa pola makan berbasis nabati tidak menghambat perkembangan fisik pada fase awal pertumbuhan dan dapat menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan masyarakat di berbagai negara.(SY)












Tinggalkan Balasan