TB ginjal Lucky Element menjadi salah satu penyakit serius yang diidap musisi tersebut sebelum meninggal dunia. Penyakit itu menyebabkan penurunan fungsi ginjal yang signifikan hingga tersisa sekitar 18 persen, sehingga ia harus menjalani prosedur cuci darah secara rutin.
TB ginjal Lucky Element diketahui telah dideritanya sejak 2022. Kondisi kesehatan yang terus memburuk juga berdampak pada penurunan berat badan secara drastis, mencapai sekitar 20 kilogram dalam kurun waktu tersebut. Dalam sebuah tayangan wawancara pada 2023, Lucky sempat mengungkapkan bahwa infeksi tuberkulosis menyerang hampir seluruh saluran kemihnya, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, hingga uretra.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr Tunggul D Situmorang, SpPD-KGH, menjelaskan bahwa TB ginjal merupakan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang ginjal dan saluran kemih atau yang dikenal sebagai tractus urinaria. Penyakit ini termasuk dalam kategori tuberkulosis ekstra paru, yakni TB yang tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga organ lain.
Menurut dr Tunggul, gejala TB ginjal kerap menyerupai infeksi saluran kemih pada umumnya, sehingga sering sulit dikenali. Salah satu ciri khas yang dapat ditemukan adalah adanya sel darah merah dalam urine. Melalui pemeriksaan lanjutan, bakteri TB juga dapat terdeteksi dari sampel yang diambil.
Ia menambahkan bahwa TB memang lebih dikenal menyerang paru-paru, namun dalam beberapa kasus dapat menyebar ke organ lain, bahkan terjadi secara bersamaan. Kondisi ini tergolong jarang dan memerlukan pemeriksaan khusus di luar pemeriksaan medis rutin untuk memastikan diagnosis.
Rasa nyeri juga dapat muncul, terutama jika terdapat bekuan darah yang menyumbat saluran kemih. Dalam jangka panjang, TB ginjal berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal hingga berujung pada gagal ginjal. Meski demikian, dr Tunggul menegaskan bahwa proses penurunan fungsi ginjal hingga mencapai tahap gagal ginjal umumnya berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Tidak semua penderita TB ginjal menunjukkan gejala yang jelas. Namun, beberapa keluhan yang kerap muncul antara lain adanya darah dalam urine, nyeri atau rasa tidak nyaman di area pinggang, frekuensi buang air kecil yang meningkat, serta rasa nyeri saat buang air kecil.
















Tinggalkan Balasan