Banyuwangi – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bertumpu pada fasilitas, tetapi juga pada kekuatan sumber daya manusianya. Inilah yang tercermin dalam kegiatan workshop dan outbound Tim PKRS yang digelar RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Sabtu (17/12/2026), di kawasan alam terbuka Bospro Camping.

Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Tim Program Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan suasana penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme.

Mengusung tema “Recharge Your Body, Rebuild Your Creative Strategy”, workshop dan outbound ini dirancang sebagai ruang penyegaran fisik dan mental sekaligus forum pembelajaran strategis. Tujuannya tidak hanya membangun kekompakan, tetapi juga menajamkan profesionalisme dan kreativitas tim dalam mendukung pelayanan rumah sakit.

Rangkaian acara diawali sesi workshop yang menitikberatkan pada penguatan semangat kebersamaan, militansi kerja, serta internalisasi nilai-nilai Islam dalam dunia profesional.

Materi pertama disampaikan oleh Moh. Iqbal, yang mengajak peserta memahami peran dan tanggung jawab sebagai bagian dari rumah sakit Muhammadiyah.

Ia menekankan bahwa pekerjaan akan terasa lebih ringan dan bermakna ketika dijalani dengan keikhlasan, semangat perjuangan, serta landasan nilai keislaman. Peserta juga diajak memperkuat komunikasi internal dan kerja sama tim agar semakin solid dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Di bagian ini, diskusi berkembang ke arah refleksi peran PKRS sebagai ujung tombak edukasi kesehatan dan citra rumah sakit di tengah masyarakat.

Workshop berlanjut dengan materi kedua tentang profesionalisme dan adaptasi teknologi di era Revolusi Industri 4.0 yang disampaikan oleh Maulana Affandi.

Dalam pemaparannya, Affandi menegaskan bahwa Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia kerja, termasuk di sektor kesehatan dan promosi layanan rumah sakit. Peserta didorong untuk memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.

Tak hanya teori, peserta diajak mempraktikkan langsung penggunaan AI melalui gawai masing-masing, mulai dari pembuatan konten promosi hingga pengembangan ide kreatif. Antusiasme terlihat jelas saat peserta mencoba berbagai fitur yang dapat mendukung kegiatan PKRS.

Usai sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan outbound di alam terbuka. Berbagai aktivitas seperti fun games dan flying fox menjadi sarana melatih keberanian, kepemimpinan, komunikasi, serta kerja sama tim.

Suasana cair dan penuh tawa mewarnai sesi ini. Selain melepas penat, outbound menjadi momentum penting untuk mempererat ikatan emosional antaranggota Tim PKRS, yang diharapkan berdampak langsung pada kualitas kerja di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan workshop dan outbound ini meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Selain mendapatkan wawasan spiritual dan profesional, mereka juga memperoleh pemahaman baru tentang pemanfaatan teknologi untuk mendukung promosi dan pelayanan rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan SDM yang profesional, adaptif, dan harmonis. Bagi rumah sakit ini, tim yang solid dan kreatif merupakan kunci utama menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.