JAKARTA — BPJS Kesehatan terus memperkuat layanan promotif dan preventif melalui program skrining kesehatan bagi seluruh peserta JKN-KIS. Program ini berperan penting sebagai langkah awal untuk mendeteksi potensi penyakit kronis dan infeksi sejak dini, dengan dukungan teknologi digital yang semakin mudah diakses masyarakat.
Kini, skrining kesehatan BPJS dapat dilakukan secara praktis dan cepat melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan, hingga Chat Assistant JKN (PANDAWA) di WhatsApp. Kehadiran layanan ini diharapkan membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya lebih awal sekaligus meringankan beban biaya pengobatan di kemudian hari.
Cara Melakukan Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan
Peserta JKN-KIS dapat melakukan skrining kesehatan melalui tiga metode berikut:
Aplikasi Mobile JKN
Peserta dapat mengunduh aplikasi Mobile JKN melalui ponsel, kemudian login menggunakan akun terdaftar. Setelah itu, pilih menu Skrining Riwayat Kesehatan dan lengkapi formulir sesuai petunjuk yang tersedia.
Website Resmi BPJS Kesehatan
Skrining juga dapat diakses melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Peserta cukup memasukkan Nomor BPJS atau NIK, tanggal lahir, dan kode captcha. Setelah verifikasi berhasil, pengguna diminta mengisi data pribadi serta menjawab pertanyaan terkait riwayat kesehatan.
Chat Assistant JKN (PANDAWA)
Layanan skrining tersedia melalui WhatsApp PANDAWA. Peserta hanya perlu mengikuti panduan otomatis hingga seluruh proses skrining selesai.
Manfaat Skrining Kesehatan BPJS
Program skrining kesehatan BPJS Kesehatan memberikan sejumlah manfaat penting, di antaranya:
- Memantau kondisi kesehatan secara cepat dan praktis tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
- Menghemat waktu dan biaya, karena layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
- Mendapatkan tindak lanjut medis bila hasil skrining menunjukkan risiko sedang atau tinggi, seperti rujukan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi medis.
Jenis Penyakit yang Tercakup dalam Skrining BPJS
Skrining kesehatan BPJS Kesehatan mencakup deteksi dini berbagai penyakit kronis dan infeksi, antara lain:
- Diabetes
- Hipertensi
- Stroke
- Penyakit jantung
- Kanker serviks
- Kanker payudara
- Tuberkulosis (TBC)
- Anemia
- Kanker paru-paru
- Kanker usus
- Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
- Thalassemia
- Hipotiroid kongenital
- Skrining hepatitis
Dengan memanfaatkan skrining kesehatan BPJS Kesehatan secara rutin, peserta JKN-KIS diharapkan dapat menjaga kualitas hidup yang lebih baik melalui pencegahan dan penanganan penyakit sejak tahap awal. (selsy).

















Tinggalkan Balasan