Media Kampung – 18 Maret 2026 | Di era digital 2026, akun daring menjadi pintu utama bagi hampir semua aktivitas, mulai dari perbankan hingga komunikasi. Salah satu faktor utama yang dapat mengakibatkan pembobolan akun adalah penggunaan password yang mudah ditebak. Berikut daftar 25 password paling umum yang sebaiknya dihindari untuk menjaga keamanan data pribadi.

Daftar 25 password yang harus dihindari

  • 123456
  • password
  • 12345678
  • qwerty
  • abc123
  • 111111
  • 123456789
  • 12345
  • 123123
  • iloveyou
  • admin
  • letmein
  • welcome
  • login
  • monkey
  • dragon
  • sunshine
  • princess
  • football
  • 1234
  • 654321
  • password1
  • qwerty123
  • asdfghjkl
  • zxcvbnm

Password tersebut mudah ditebak karena sering digunakan oleh banyak orang dan sudah menjadi target utama para peretas. Mengandalkan kombinasi angka sederhana atau kata yang umum meningkatkan risiko akun diretas melalui teknik brute‑force atau kamus.

Mengapa password lemah berbahaya

Peretas modern tidak hanya mengandalkan serangan acak; mereka memanfaatkan data bocor, teknik rekayasa sosial, serta layanan otomatis yang dapat mencoba ribuan kombinasi dalam hitungan menit. Jika password Anda termasuk dalam daftar di atas, peluang akun Anda diakses tanpa izin menjadi sangat tinggi. Akibatnya, data pribadi, foto, riwayat percakapan, hingga informasi keuangan dapat dicuri.

Langkah tambahan untuk mengamankan akun WhatsApp dan aplikasi pesan lainnya

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi paling banyak disasar karena peranannya dalam komunikasi pribadi dan bisnis. Berikut beberapa langkah praktis yang dapat meningkatkan perlindungan:

  • Aktifkan verifikasi dua langkah (Two‑Step Verification) dan buat PIN enam digit yang tidak mudah ditebak, hindari pola seperti “123456” atau tanggal lahir.
  • Gunakan versi resmi WhatsApp yang diunduh dari Google Play Store atau Apple App Store; hindari aplikasi modifikasi yang dapat menanam malware.
  • Secara rutin periksa perangkat yang terhubung melalui menu “Perangkat Terkait”. Hapus akses dari perangkat yang tidak dikenal.
  • Manfaatkan fitur “Chat Lock” dengan otentikasi biometrik untuk melindungi percakapan sensitif.

Dengan mengkombinasikan password kuat dan pengamanan tambahan pada aplikasi pesan, risiko akun Anda diretas dapat diminimalkan secara signifikan.

Waspada phishing menjelang momen Lebaran dan periode pembayaran gaji

Selama periode libur Lebaran serta tanggal gajian, pelaku penipuan siber meningkatkan upaya phishing. Mereka menyebarkan tautan palsu melalui pesan singkat atau media sosial yang meniru lembaga resmi atau penawaran khusus. Sekali tautan diklik, peretas dapat mencuri kredensial login, termasuk password yang lemah.

Beberapa tindakan pencegahan yang disarankan oleh lembaga keamanan digital meliputi:

  • Jangan mengklik link yang tidak jelas asal‑usulnya, terutama yang mengatasnamakan hadiah atau promo Lebaran.
  • Verifikasi terlebih dahulu melalui saluran resmi (misalnya situs resmi atau nomor layanan pelanggan) sebelum memasukkan data pribadi.
  • Gunakan jaringan internet pribadi, hindari Wi‑Fi publik saat melakukan transaksi atau login ke aplikasi penting.
  • Selalu periksa keamanan aplikasi dengan memastikan pembaruan terbaru terpasang.

Kebiasaan ini penting karena serangan phishing dapat berujung pada pencurian data login, yang selanjutnya dapat dipakai untuk mengakses akun lain yang menggunakan password serupa.

Secara keseluruhan, menghindari penggunaan password yang mudah ditebak, mengaktifkan verifikasi dua langkah, serta waspada terhadap tautan mencurigakan merupakan kombinasi strategi utama untuk melindungi akun daring Anda dari pembobolan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.