Media Kampung – 26 Maret 2026 | Jakarta, 2 Mei 2024 – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan umat Muslim pada hari raya Idulfitri.
Pernyataan Araghchi disampaikan dalam sambutan resmi yang diterima oleh Kedutaan Besar Iran di Jakarta menjelang perayaan Lebaran.
Ia menekankan rasa hormat Iran terhadap tradisi keagamaan Indonesia dan menyoroti persahabatan dua negara yang telah terjalin lama.
‘Kami menghargai solidaritas Indonesia dalam memperkuat nilai-nilai Islam di wilayah Asia,’ ujar Araghchi dalam kata-kata singkat.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menanggapi ucapan tersebut dengan menegaskan pentingnya kerja sama multilateral dalam isu-isu umat Islam.
Marsudi menambahkan bahwa Indonesia selalu siap mendukung Iran dalam forum internasional yang membahas hak-hak Muslim.
Kedua pejabat menyoroti peran strategis Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Hubungan bilateral antara Tehran dan Jakarta telah meliputi bidang ekonomi, energi, serta budaya sejak awal 1990-an.
Pada tahun 2022, kedua negara menandatangani kesepakatan kerja sama energi nuklir damai yang masih dalam tahap studi kelayakan.
Araghchi menilai bahwa kerja sama tersebut mencerminkan kepercayaan bersama dalam menciptakan stabilitas regional.
Ia juga menyebutkan bahwa dukungan Indonesia selama bulan Ramadan meningkatkan semangat persaudaraan antar umat Islam.
Selama bulan suci, komunitas Muslim Iran di Jakarta mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan organisasi lokal.
Kegiatan tersebut meliputi pembagian takjil, bantuan makanan, dan kunjungan ke panti asuhan.
Kedutaan Iran mengapresiasi partisipasi warga Indonesia yang membantu menyukseskan acara tersebut.
Sementara itu, pemerintah Indonesia mengundang delegasi Iran untuk ikut serta dalam perayaan Idulfitri di sejumlah kota.
Undangan tersebut mencakup kunjungan ke Masjid Istiqlal serta pertemuan budaya di Yogyakarta.
Pihak kedutaan menegaskan bahwa pertukaran budaya ini memperdalam pemahaman antar bangsa.
Analisis para pakar hubungan internasional menyebutkan bahwa sinergi ini dapat memperkuat posisi kedua negara dalam organisasi OIC.
OIC atau Organisasi Kerjasama Islam menaruh harapan pada kolaborasi Iran-Indonesia untuk memajukan agenda bersama.
Dalam konteks geopolitik, Iran mencari mitra yang dapat menyeimbangkan tekanan ekonomi internasional.
Indonesia, sebagai anggota G20, memiliki kapasitas diplomatik yang dapat membantu mengurangi isolasi Iran.
Kedua negara juga berkomitmen memperluas perdagangan barang konsumsi serta jasa pariwisata.
Data perdagangan 2023 menunjukkan peningkatan volume ekspor Iran ke Indonesia sebesar 12 persen.
Sektor utama meliputi produk petrokimia, peralatan medis, dan barang elektronik.
Indonesia menanggapi dengan menambah impor produk pertanian dan tekstil dari Iran.
Kedutaan menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasar energi global melalui dialog konstruktif.
Selama Idulfitri, pesan damai dan persaudaraan menjadi tema utama dalam pernyataan resmi kedua kementerian.
Kedua negara berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi negara mayoritas Muslim lainnya.
Penutup, Araghchi mengucapkan selamat Idulfitri kepada rakyat Indonesia dan menegaskan komitmen Iran untuk terus mendukung persahabatan bilateral.
Indonesia membalas dengan harapan tahun depan hubungan ekonomi dan budaya akan semakin erat, menutup rangkaian ucapan selamat Idulfitri.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan