Media Kampung – 25 Maret 2026 | LaGuardia Airport menjadi saksi tragedi pada malam Minggu ketika pesawat Air Canada yang dioperasikan Jazz Aviation menabrak truk pemadam kebakaran setelah mendarat.
Dua pilot tewas di lokasi, sementara 43 penumpang dan awak kabin mengalami luka, dan dua orang di dalam truk juga dirawat di rumah sakit.
Pesawat membawa 72 penumpang dan empat anggota awak dari Montreal menuju New York.
Tim penyelamat segera mengevakuasi penumpang, termasuk seorang pramugari yang ditemukan selamat terikat pada kursi.
National Transportation Safety Board (NTSB) mengonfirmasi bahwa kotak suara kokpit (CVR) serta kotak data penerbangan telah berhasil diangkat.
Petugas harus memotong lubang pada atap badan pesawat untuk mengekstrak CVR yang terletak di bagian atas.
Analisis tiga menit terakhir rekaman suara mengungkap perintah "Stop, stop, stop" diberikan kepada truk hanya sembilan detik sebelum rekaman berakhir, dan diulang empat detik kemudian.
NTSB menyoroti bahwa truk pemadam kebakaran tidak dilengkapi transponder, yang seharusnya dapat mengaktifkan peringatan pada sistem peringatan landasan.
Penyelidikan awal mempertimbangkan kemungkinan gangguan visual atau auditori pada pilot sebagai faktor penyebab, sebagaimana diungkapkan mantan penyidik kecelakaan penerbangan.
Sistem pengawasan bandara dilaporkan gagal mengirimkan peringatan sebelum tabrakan, menambah keraguan tentang keandalan infrastruktur keselamatan.
Ketua NTSB, Jennifer Homendy, menegaskan bahwa dua pengendali lalu lintas udara berada di menara pada saat kejadian, sesuai prosedur standar pada waktu malam.
Landasan tetap ditutup sementara tim forensik memproses puing‑puing; maskapai menunda semua penerbangan ke dan dari LaGuardia hingga investigasi selesai.
Pemerintah transportasi federal menyatakan komitmen penuh untuk menyelidiki penyebab serta memperbaiki prosedur keselamatan, sambil memberikan bantuan medis kepada korban.
Hingga kini belum ada kesimpulan resmi, namun pihak berwenang berjanji mengeluarkan temuan awal dalam beberapa minggu ke depan.
Kecelakaan ini menambah catatan insiden di bandara padat LaGuardia dan menimbulkan tekanan pada regulator untuk memperkuat koordinasi antara maskapai, layanan darurat, dan kontrol lalu lintas udara.
Keluarga pilot yang meninggal menyatakan duka mendalam, sementara serikat pekerja menuntut investigasi independen untuk memastikan tidak ada kelalaian prosedural.
Para pakar penerbangan menilai bahwa ketiadaan transponder pada kendaraan darurat merupakan celah kritis yang harus diatasi melalui regulasi baru.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan