Dunia sepak bola kembali diwarnai fenomena langka setelah Paris Saint-Germain dan Paris FC resmi tercatat sebagai rival dengan jarak stadion terdekat di level profesional. Kedua klub asal ibu kota Prancis itu kini hanya dipisahkan satu ruas jalan, Rue Claude Farrere, menjelang pertemuan mereka di Ligue 1 akhir pekan ini.
Atmosfer istimewa dipastikan menyelimuti laga PSG vs Paris FC yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (5/01/2026) dini hari WIB. Parc des Princes, markas PSG, berdiri nyaris berdampingan dengan Stade Jean-Bouin yang kini menjadi kandang baru Paris FC, menciptakan dinamika derby kota yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perubahan lanskap rivalitas ini bermula dari keputusan Paris FC memindahkan markasnya ke Stade Jean-Bouin. Langkah strategis tersebut bertepatan dengan keberhasilan klub promosi ke kasta tertinggi Liga Prancis pada 2025. Selain memperkuat identitas mereka di Ligue 1, kepindahan ini secara langsung menempatkan Paris FC sebagai tetangga terdekat sang raksasa PSG.
Berdasarkan perhitungan, jarak antara Parc des Princes dan Stade Jean-Bouin hanya sekitar 0,19 kilometer atau kurang dari 200 meter. Dengan kedekatan tersebut, area fasilitas pendukung kedua stadion nyaris saling berhadapan, hanya dibatasi lebar jalan kota. Kondisi ini menjadikan PSG dan Paris FC sebagai pasangan klub profesional dengan stadion paling berdekatan di dunia.
Sebelum menempati Stade Jean-Bouin, Paris FC bermarkas di Stade Sebastien Charlety yang berjarak sekitar delapan kilometer dari Parc des Princes. Kepindahan ini secara drastis mengubah peta persaingan lokal di Paris dan menghadirkan potensi derby yang lebih intens, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Kini, dengan kedua klub sama-sama berkompetisi di Ligue 1, setiap pertemuan PSG dan Paris FC dipastikan menjadi sorotan global. Selain gengsi kota Paris, keunikan geografis markas mereka menghadirkan cerita baru dalam sejarah sepak bola profesional dunia.


















Tinggalkan Balasan