Media Kampung – 19 Maret 2026 | Medan, 19 Maret 2026 – Umat Islam di kota Medan dan sekitarnya akan melaksanakan berbuka puasa pada pukul 18.39 WIB, menandai hari ke-29 Ramadan 1447 H.

Waktu imsak ditetapkan pada 05.06 WIB, diikuti subuh 05.16 WIB, terbit 06.27 WIB, dan duha 06.54 WIB, sesuai jadwal resmi Kementerian Agama.

Jadwal zuhur 12.37 WIB dan asar 15.43 WIB menjadi acuan bagi jamaah yang melaksanakan shalat lima waktu selama bulan suci.

Magrib, yang sekaligus menjadi penanda buka puasa, tercatat pada 18.39 WIB; isya dijadwalkan 19.48 WIB, menutup rangkaian ibadah harian.

Data waktu shalat ini dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag dan dipublikasikan melalui portal Metrotvnews.com.

Kementerian Agama menekankan pentingnya mengikuti jadwal imsakiyah yang disesuaikan dengan zona waktu setempat untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan puasa.

Umat disarankan menyegerakan berbuka saat azan magrib berkumandang, sesuai sunah Nabi Muhammad SAW yang menekankan kecepatan berbuka.

Praktik umum meliputi membaca doa, mengonsumsi makanan atau minuman manis secukupnya, kemudian melaksanakan shalat magrib.

Bagi warga Medan yang bekerja atau bersekolah, jadwal ini menjadi pedoman penting untuk mengatur aktivitas harian selama Ramadan.

Beberapa masjid di kota, termasuk Masjid Raya Medan, menyiapkan takjil berupa kurma, kolak, dan minuman ringan untuk jamaah yang menunggu azan.

Pengumuman jadwal ini juga disertai dengan informasi kontak Kemenag Medan, yang dapat dihubungi melalui telepon 085261521117 atau 08381923943 untuk klarifikasi.

Media lokal melaporkan bahwa suasana Ramadan di Medan semakin khidmat menjelang akhir bulan, dengan warga berbondong-bondong ke pasar tradisional untuk membeli kebutuhan berbuka.

Penjual makanan tradisional seperti es kelapa muda, kolak pisang, dan kue kering mengalami peningkatan penjualan pada sore hari menjelang magrib.

Pihak kepolisian setempat mengingatkan pengendara untuk berhati-hati di jalan raya, khususnya pada jam-jam rawan kecelakaan setelah buka puasa.

Peringatan tersebut sejalan dengan laporan media bahwa kecelakaan lalu lintas menurun bila pengendara mematuhi batas kecepatan dan tidak mengemudi dalam keadaan lemas setelah berbuka.

Odetta Aisha Amrullah, jurnalis Metrotvnews.com, menambahkan bahwa ketepatan waktu imsak dan magrib membantu menjaga konsistensi ibadah di tengah kesibukan modern.

Ia menekankan bahwa teknologi digital, seperti aplikasi jadwal shalat, memudahkan masyarakat mengakses informasi secara real time.

Sejumlah aplikasi populer di Indonesia, termasuk Muslim Pro dan Aladhan, telah memperbarui jadwal Medan sesuai data resmi Kemenag.

Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko keterlambatan atau kebingungan dalam menentukan waktu berbuka.

Bagi yang tidak memiliki akses internet, papan imsakiyah di masjid dan musholla tetap menjadi sumber utama informasi.

Papan tersebut menampilkan seluruh waktu shalat, termasuk imsak, subuh, terbit, duha, zuhur, asar, magrib, dan isya, dengan penekanan pada magrib 18.39 WIB.

Sejumlah komunitas muslim di Medan, termasuk kelompok pengajian dan lembaga sosial, mengadakan kegiatan berbuka bersama di lokasi publik.

Kegiatan tersebut tidak hanya menambah kebersamaan, tetapi juga membantu mereka yang kurang mampu mendapatkan makanan berbuka.

Pemerintah kota Medan bekerja sama dengan organisasi nirlaba untuk mendistribusi takjil gratis di area-area strategis seperti alun-alun kota.

Upaya ini sejalan dengan program sosial Ramadan yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial pada awal bulan.

Secara umum, jadwal imsakiyah menjadi acuan utama bagi umat dalam menyesuaikan pola makan, ibadah, dan aktivitas harian selama Ramadan.

Ketepatan waktu magrib juga memengaruhi ritme tidur dan produktivitas kerja, terutama bagi pekerja yang harus kembali beraktivitas setelah isya.

Observasi ahli kesehatan menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan ringan dan cairan setelah berbuka dapat membantu mengembalikan energi secara optimal.

Namun, dokter mengingatkan agar tetap memperhatikan porsi dan jenis makanan untuk menghindari masalah pencernaan.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, masyarakat Medan diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk hingga hari terakhir Ramadan.

Hari ke-29 Ramadan di Medan berlangsung dengan disiplin waktu, menandai langkah terakhir menjelang Idul Fitri.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.