Media Kampung – 31 Maret 2026 | Film horor Indonesia Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa mencatatkan lebih dari satu juta penonton sejak penayangan perdana pada 18 Maret 2026, menandai keberhasilan komersial yang signifikan pada musim Lebaran.
Luna Maya, yang memerankan tokoh utama Suzzanna, menyatakan rasa bangga karena film ini menjadi penayangan Lebaran pertamanya tahun ini dan berhasil melampaui satu juta penonton.
Data dari Cinepoint menunjukkan total penonton mencapai 1.066.523 pada 30 Maret 2026, menempatkan film ini di posisi ketiga dalam daftar film terlaris bulan Maret, setelah Danur: The Last Chapter dan Tunggu Aku Sukses Nanti.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa merupakan sekuel ketiga dalam franchise Suzzanna, yang dimulai pada 2018 dengan total 2,5 juta penonton, diikuti oleh Suzzanna: Malam Jumat Kliwon pada 2023 yang meraih 2,1 juta penonton.
Produser Sunil Soraya menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan menghidupkan kembali ikon horor Suzzanna, yang telah menjadi bagian penting dari budaya sinema Indonesia sejak era mendiang Suzzanna Martha Frederika van Osch.
Direktur Azhar Kinoi Lubis menekankan bahwa film ini mengusung pendekatan horor kolosal dengan visual megah, serta menyoroti kekuatan produksi sebagai faktor utama yang menarik penonton.
Selain pencapaian penonton, film ini juga memperlihatkan dampak positif pada industri perfilman nasional, karena lonjakan kunjungan bioskop selama libur Lebaran menandakan peningkatan minat terhadap konten lokal.
Pengamat industri mencatat bahwa keberhasilan film horor lokal seperti Suzzanna memperkuat posisi sinema Indonesia dalam bersaing dengan produksi internasional, termasuk animasi Pixar yang mencatat 728.944 penonton.
Luna Maya menambahkan bahwa capaian tersebut membuktikan karakter Suzzanna masih memiliki tempat khusus di hati penonton, mengingat popularitasnya yang konsisten selama lebih dari satu dekade.
Produser menegaskan bahwa strategi promosi yang terfokus pada nilai nostalgia serta kualitas visual menjadi kunci utama dalam menarik audiens lintas generasi.
Film ini dirilis pada hari Jumat, 18 Maret 2026, tepat sebelum perayaan Lebaran, sehingga menjelang akhir pekan panjang banyak penonton memanfaatkan waktu libur untuk menonton di bioskop.
Kesimpulannya, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa tidak hanya memperkuat tren horor Indonesia, tetapi juga menegaskan peran penting film lokal dalam mengisi slot box office selama periode libur nasional, dengan prospek pertumbuhan yang tetap positif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan