Kalender Jawa hari ini menjadi informasi penting bagi masyarakat yang masih menjunjung tinggi perpaduan antara tradisi budaya, sistem penanggalan lunar, dan administrasi modern. Pada Kamis, 5 Februari 2026, terjadi sinkronisasi antara tiga sistem kalender utama yang digunakan di Indonesia, yakni Kalender Masehi, Kalender Hijriah, dan Kalender Jawa.
Pemahaman terhadap penanggalan ini tidak sekadar berkaitan dengan tanggal, tetapi juga menjadi bagian dari literasi budaya yang kerap digunakan untuk menentukan jadwal kegiatan adat, sosial, hingga keagamaan. Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber otoritatif penanggalan Nusantara, hari ini berada dalam fase akhir bulan Ruwah yang akan segera berganti menuju bulan Pasa atau Ramadhan.
Secara rinci, Kalender Masehi menunjukkan hari Kamis, 5 Februari 2026. Dalam Kalender Jawa, tanggal ini bertepatan dengan 17 Ruwah 1959 Jawa, berada pada Tahun Je dengan Kurup Asapon. Sementara itu, dalam Kalender Hijriah tercatat sebagai 17 Syakban 1447 Hijriah. Weton hari ini adalah Kamis Pon, dengan sadwara Aryang dan wuku Galungan.
Penomoran tahun 1959 Jawa merujuk pada sistem penanggalan yang disusun sejak masa Sultan Agung, yang menggabungkan unsur Kalender Saka dan Hijriah. Posisi 17 Syakban menandakan bahwa umat Islam kini berada di paruh kedua bulan Syakban, menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang diperkirakan dimulai pada akhir Februari 2026.
Dalam tradisi Jawa, weton merupakan gabungan antara tujuh hari dalam sepekan dan lima hari pasaran. Kamis memiliki nilai neptu 8, sedangkan pasaran Pon bernilai 7, sehingga total neptu Kamis Pon adalah 15. Angka ini sering dijadikan rujukan dalam perhitungan hari baik untuk berbagai keperluan, mulai dari hajatan, pindah rumah, hingga pelaksanaan upacara adat agar selaras dengan filosofi keseimbangan alam.
Bulan Februari 2026 juga menjadi periode penting karena menandai transisi besar dalam penanggalan. Bulan Ruwah dalam kalender Jawa dan Syakban dalam kalender Hijriah akan segera berakhir. Berdasarkan sinkronisasi data, tanggal 18 Februari 2026 menjadi hari terakhir bulan Ruwah, sementara pada 19 Februari 2026 kalender Jawa memasuki 1 Pasa 1959 Jawa yang bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 Hijriah. Informasi ini krusial sebagai penanda awal persiapan ibadah puasa bagi masyarakat.
Sepanjang Februari 2026, kalender Jawa mencatat rangkaian weton dan pasaran yang dimulai dari 13 Ruwah pada 1 Februari hingga 11 Pasa pada 28 Februari 2026. Periode ini mencakup masa transisi menuju Ramadhan yang secara tradisi sering diisi dengan kegiatan bersih desa, selametan, dan persiapan spiritual lainnya.
Meski era digital telah mendominasi sistem penanggalan modern, kalender Jawa tetap relevan sebagai identitas budaya. Sistem ini dipandang sebagai wujud kearifan lokal yang membaca keteraturan alam semesta dan mengaitkannya dengan aktivitas manusia secara harmonis. Hingga kini, kalender Jawa masih digunakan untuk menentukan ritme kehidupan sosial, hari pasar, hingga berbagai kegiatan adat di banyak wilayah Indonesia.
Demikian informasi lengkap mengenai kalender Jawa hari ini Kamis, 5 Februari 2026 beserta keterkaitannya dengan kalender Hijriah dan Masehi. Data ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyusun agenda sekaligus memahami kekayaan tradisi penanggalan Nusantara.(sy)

















Tinggalkan Balasan