James Cameron menjadi nama terbaru dalam daftar selebritas yang memilih meninggalkan Amerika Serikat. Sutradara Avatar itu memutuskan menetap di Selandia Baru, menyusul keresahannya terhadap kondisi sosial dan politik di Negeri Paman Sam.

Keputusan James Cameron tinggalkan AS bukan semata untuk mencari ketenangan hidup. Ia menilai Amerika Serikat tengah mengalami persoalan sistemik yang semakin mengkhawatirkan, terutama sejak pandemi COVID-19. Periode tersebut disebut menjadi titik balik yang mengubah pandangannya terhadap negaranya sendiri.

Cameron menilai pandemi seharusnya menjadi ujian persatuan sebuah bangsa. Namun yang ia saksikan justru sebaliknya, ketika sains dipolitisasi dan masyarakat terbelah dalam perdebatan soal masker dan vaksin, di tengah ancaman kehilangan nyawa. Kondisi itu membuatnya merasa ada yang keliru dalam tatanan sosial Amerika.

Ia juga menyoroti meningkatnya ketegangan sosial, maraknya kekerasan bersenjata, serta lemahnya respons pemerintah dalam menangani persoalan mendasar. Menurut Cameron, situasi tersebut berbeda jauh dengan Selandia Baru yang ia nilai lebih rasional dalam menyikapi krisis kesehatan, termasuk soal tingkat vaksinasi dan kepatuhan publik.

Langkah Cameron mengikuti jejak sejumlah figur publik lain. George Clooney diketahui telah mengantongi kewarganegaraan Prancis, sementara Jim Jarmusch tengah mengajukan proses serupa. Ellen DeGeneres memilih menetap di Inggris, dan Rosie O’Donnell pindah ke Irlandia.

Sikap kritis terhadap kondisi Amerika juga disuarakan Kristen Stewart. Aktris tersebut mengaku mempertimbangkan untuk tidak menetap lama di AS selama kepemimpinan Donald Trump. Ia menilai ruang berkarya di negaranya menjadi semakin sempit dan tidak nyaman.

Meski begitu, Stewart belum sepenuhnya menutup kemungkinan berkarya untuk pasar Amerika. Ia berencana membuat film di Eropa dan tetap menayangkannya di AS. Menurutnya, kekacauan yang terjadi di bawah kepemimpinan Trump tetap menyisakan pelajaran berharga untuk membangun realitas yang lebih baik.

Kristen Stewart juga mengenang pengalaman pribadinya dengan Trump pada 2012, ketika mantan presiden itu sempat mencampuri urusan pribadinya melalui media sosial. Ia mengaku sulit memahami situasi tersebut dan menganggapnya sebagai pengalaman yang ganjil.

Gelombang selebritas yang memilih hengkang dari Amerika Serikat mencerminkan meningkatnya kegelisahan publik figur Hollywood terhadap dinamika sosial, politik, dan kebebasan berekspresi di negara tersebut. (balqis)