Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) 2025 resmi digelar sebagai ajang pencarian bakat vokal sekaligus ruang inkubasi bagi talenta muda Indonesia. Festival ini diproyeksikan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi dan berkesempatan mewakili suara anak bangsa.
Penggagas FNAN, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyampaikan bahwa festival tersebut dirancang sebagai upaya memperkuat identitas nasional melalui jalur musik. Ia menilai kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pelestarian nilai-nilai ke-Indonesiaan, terutama dengan melibatkan anak-anak muda sebagai penggeraknya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan pers penyelenggara di Jakarta.
Tahun ini, FNAN diikuti oleh 432 peserta dari berbagai daerah. Panitia melakukan kurasi awal pada Agustus dengan menilai video pendaftaran yang dikirim peserta. Dari proses tersebut, terpilih 100 peserta terbaik yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi sekaligus menunjukkan kualitas vokal yang menonjol.
Penyelenggara menargetkan FNAN 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi talenta muda untuk berkembang secara profesional dan menjadi duta yang membawa pesan positif mengenai kreativitas serta karakter bangsa. Festival ini diharapkan melahirkan generasi baru penyanyi Indonesia yang siap tampil di panggung nasional maupun internasional. (*) (balqis).
















