Cap Go Meh Hotel Borobudur Jakarta menjadi puncak rangkaian perayaan Lunar New Year bertajuk “Discover Timeless Harmony” yang digelar pada 16–17 Februari 2026. Perayaan budaya ini menghadirkan kolaborasi lintas komunitas dan pemerintah daerah sebagai simbol harmoni, toleransi, serta keberagaman Indonesia.

Program tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia (PTKI), serta Pemerintah Kota Singkawang. Sejumlah pihak turut memberikan dukungan, di antaranya The Voice of Istiqlal, Air China, dan Wonderful Indonesia.

Rangkaian acara diawali dengan Eye-Dotting Ceremony, ritual sakral yang menjadi simbol “menghidupkan” Barongsai sebelum pertunjukan dimulai. Prosesi ini digelar di area hotel dan dapat disaksikan langsung oleh para tamu. Setelahnya, atraksi Barongsai berkeliling kawasan hotel, diiringi pertunjukan tarian Tionghoa, alunan Chinese Orchestra di lobi utama, serta penampilan musik Gu Zheng di Teratai Chinese Restaurant.

Untuk melengkapi suasana perayaan, Hotel Borobudur Jakarta juga menghadirkan Delight Lunar Buffet di Bogor Cafe dengan harga Rp365.000 net per orang untuk anak dengan tinggi maksimal 120 cm dan lansia di atas 60 tahun, serta Rp638.000 net per orang untuk dewasa.

Memasuki perayaan Cap Go Meh, hotel legendaris di Jakarta tersebut menggelar Pawai Cap Go Meh yang menampilkan atraksi Tatung, Barongsai, dan Liong dari PTKI. Atraksi ini merepresentasikan kekayaan tradisi Kalimantan Barat, khususnya Kota Singkawang yang dikenal luas sebagai salah satu pusat perayaan Cap Go Meh terbesar dan paling autentik di Indonesia. Tatung ditampilkan sebagai simbol penolak bala, sementara Barongsai dan Liong melambangkan keberuntungan serta kemakmuran.

Selain pawai, Cap Go Meh Dinner & Entertainment digelar sebagai pengalaman budaya dan kuliner yang imersif. Acara ini menghadirkan penampilan spesial Icha Yang, pertunjukan Barongsai dan Liong, Chinese Dancer, serta kehadiran figur simbolis Caishen dan Fu Lu Shou yang merepresentasikan rezeki, kebahagiaan, dan umur panjang. Perayaan tersebut berlangsung di ballroom hotel dengan harga Rp1.388.000 net per orang.

Director of Marketing Communication Hotel Borobudur Jakarta, Karina Eva Poetry, menjelaskan bahwa Cap Go Meh menjadi momen penutup yang sarat makna dalam rangkaian Discover Timeless Harmony. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi bersama INTI, PTKI, dan Pemerintah Kota Singkawang bertujuan menghadirkan pengalaman budaya yang tidak hanya meriah secara visual, tetapi juga menyampaikan nilai spiritual, toleransi, dan harmoni lintas budaya yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.

Melalui perayaan ini, Hotel Borobudur Jakarta kembali menegaskan komitmennya sebagai destinasi yang merayakan keberagaman budaya Indonesia melalui pengalaman yang autentik, inklusif, dan berkelanjutan.