Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan lebih fokus pada makanan, padahal apa yang diminum juga berperan besar. Minuman tinggi kalori tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan padat, sehingga kalori cair lebih mudah menumpuk dan disimpan sebagai lemak, terutama di area perut.
Karena itu, memilih minuman yang tepat bisa membantu proses penurunan berat badan. Memang tidak ada minuman ajaib yang langsung membuat tubuh langsing, namun dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga teratur, minuman tertentu dapat membantu meningkatkan metabolisme, menekan nafsu makan, dan membakar lemak perut.
Mengutip laman Eat This, berikut rekomendasi 5 minuman yang membantu membakar lemak di perut menurut ahli gizi Julie Upton, MS, RD, CSSD.
- Air Putih
Air putih adalah minuman terbaik untuk menurunkan dan mempertahankan berat badan. Selain bebas kalori, tubuh manusia terdiri dari sekitar 50โ60 persen air.
Sebuah studi tahun 2019 menunjukkan bahwa mengganti minuman manis dengan air putih dalam program diet dapat menurunkan berat badan rata-rata 5,15 persen. Penurunan berat badan peserta berkisar dari 0,45 kg hingga 8,6 kg.
- Teh Hijau
Teh hijau mengandung epigallocatechin gallate (EGCG) dan kafein yang terbukti membantu:
Meningkatkan metabolisme
Mempercepat pembakaran lemak
Menjaga massa otot tanpa lemak
Studi dalam jurnal Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi ekstrak teh hijau tinggi EGCG selama 12 minggu dapat menurunkan BMI, lingkar pinggang, dan hormon ghrelin (pemicu lapar), sekaligus meningkatkan hormon adiponektin yang membantu kerja insulin.
- Teh Hitam
Teh hitam juga berperan dalam penurunan berat badan dan lingkar pinggang. Penelitian di jurnal Food & Function menyebutkan bahwa minum tiga cangkir teh hitam per hari selama tiga bulan membantu menurunkan berat badan secara signifikan.
Efek ini diyakini berasal dari katekin teh hitam yang dapat meningkatkan metabolisme lemak dan memperbaiki mikrobioma usus.
- Kopi Hitam
Kopi hitam tanpa gula kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif. Penelitian dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa peserta yang minum empat cangkir kopi per hari mengalami penurunan lemak tubuh rata-rata 4 persen dalam enam bulan.
Kopi diketahui mampu:
Meningkatkan metabolisme
Menekan nafsu makan
Membantu pembakaran lemak
- Kombucha
Kombucha adalah teh fermentasi yang mengandung probiotik baik. Minuman ini menggabungkan manfaat teh hijau atau hitam dengan probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan.
Penelitian dalam jurnal Obesity melaporkan bahwa wanita yang mengonsumsi probiotik saat diet mengalami penurunan lemak perut lebih besar dibandingkan yang tidak mengonsumsinya. Probiotik membantu:
Mengurangi penyerapan lemak
Mengatur hormon lapar
Menekan peradangan (selsy).

















Tinggalkan Balasan