Media Kampung – 28 Maret 2026 | Samsung resmi memperkenalkan Galaxy A57 5G bersama saudaranya, Galaxy A37 5G, memperluas jajaran mid‑range. Kedua ponsel mengusung teknologi AI terbaru untuk meningkatkan produktivitas pengguna.
Perangkat ini mengusung antarmuka One UI 8.5 yang menampilkan fitur Awesome Intelligence. AI Select, transkripsi suara, dan Object Eraser menjadi bagian integral dalam pengalaman sehari‑hari.
Kamera utama beresolusi 50 MP dilengkapi sensor ISP yang ditingkatkan. Hasil foto menampilkan detail tajam, warna natural, dan performa baik pada pencahayaan rendah.
Selain sensor utama, Galaxy A57 5G menambahkan kamera ultra‑wide 12 MP, sementara A37 5G memakai ultra‑wide 8 MP. Kedua model juga memiliki kamera makro 5 MP dan selfie 12 MP.
Fitur editing bawaan seperti Best Face, Auto Trim, dan Circle to Search with Google memudahkan pengolahan media. Pengguna dapat menghapus objek tak diinginkan atau memotong video tanpa aplikasi tambahan.
Layar berukuran 6,7 inci dengan resolusi FHD+ 1080 × 2340 piksel. Panel Super AMOLED+ pada A57 menawarkan warna akurat dan refresh rate 120 Hz untuk scrolling mulus.
Ditenagai chipset kelas menengah, A57 hadir dalam varian RAM 8 GB atau 12 GB serta penyimpanan 128 GB, 256 GB, atau 512 GB. Versi A37 ditawarkan dengan RAM 6 GB‑12 GB dan penyimpanan 128 GB‑256 GB.
Baterai berkapasitas 5 000 mAh mendukung pengisian Super Fast Charging 2.0. Daya tahan perangkat dapat bertahan seharian penuh dengan penggunaan intensif.
Kedua model mendapatkan sertifikasi IP68, melindungi perangkat dari debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter. Keamanan diperkokoh dengan Knox Vault, Security & Privacy Dashboard, dan fitur Private Album.
Samsung menjanjikan enam generasi pembaruan Android serta dukungan keamanan selama enam tahun. Kebijakan ini menargetkan keberlanjutan perangkat bagi konsumen Indonesia.
TM Roh, kepala Divisi Device eXperience Samsung, menegaskan komitmen perusahaan dalam “demokratisasi AI”. Ia menambahkan bahwa fitur baru dirancang agar AI dapat diakses oleh lebih banyak pengguna.
Penjualan di pasar domestik dijadwalkan mulai akhir Maret 2026 dengan harga kompetitif. Posisi harga menargetkan segmen menengah yang menginginkan fitur premium tanpa biaya flagship.
Analisis pasar menunjukkan permintaan kuat untuk ponsel 5G dengan kamera berkualitas tinggi. Galaxy A57 5G diperkirakan akan bersaing dengan produk serupa dari kompetitor lokal dan internasional.
Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Multi‑Window dengan dukungan drag‑and‑drop berbasis AI. Hal ini mempermudah transfer konten antara aplikasi tanpa langkah berulang.
Pada sisi perangkat lunak, One UI 8.5 menyertakan optimasi manajemen memori dan baterai. Sistem juga menampilkan notifikasi Privacy Alerts untuk memberi peringatan tentang akses data sensitif.
Uji kinerja awal menunjukkan responsivitas yang stabil pada multitasking dan game ringan. Frame rate konsisten pada refresh rate 120 Hz, meski chipset tidak berada di kelas tertinggi.
Review independen menilai layar sebagai keunggulan utama, diikuti oleh kamera dan daya tahan baterai. Kritik menyentuh pada ketiadaan chipset flagship, namun dianggap wajar untuk segmen harga.
Samsung menekankan bahwa perangkat ini akan tersedia dalam berbagai warna untuk menyesuaikan selera konsumen. Warna pilihan meliputi Twilight Black, Aurora Blue, dan Sunset Red.
Peluncuran ini menandai langkah Samsung dalam memperkuat ekosistem AI pada lini Galaxy A. Integrasi AI diharapkan meningkatkan loyalitas pengguna serta menarik pembeli baru.
Secara keseluruhan, Galaxy A57 5G menawarkan kombinasi desain minimalis, layar premium, dan kecerdasan buatan yang praktis. Dengan dukungan pembaruan jangka panjang, perangkat siap menjadi pilihan utama di pasar menengah tahun ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan