Media Kampung – 17 Maret 2026 | Bank Indonesia (BI) menambah jaringan layanan penukaran uang baru menjelang Idul Fitri 2026. Program bertajuk “SERAMBI Peduli Mudik” dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026 di 55 lokasi strategis yang meliputi bandara, stasiun kereta api, terminal bus, pelabuhan, hingga rest area utama.
Layanan Tambahan di Titik Arus Mudik
Penambahan titik layanan ditujukan untuk memudahkan pemudik yang belum sempat menukar uang baru sebelum berangkat. Setiap titik menyediakan paket penukaran terbatas, dengan total kuota sekitar 11.900 paket. Batas penukaran per orang tetap Rp 3,8 juta, sebagaimana ketentuan yang berlaku untuk penukaran uang Lebaran.
Skala dan Kuota Layanan
Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Muh. Anwar Bashori, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan respons terhadap tingginya animo masyarakat. Pada tahun sebelumnya, layanan resmi mencatat 580.496 penukar. Pada tahun ini, jumlah penukar meningkat menjadi 1.076.282 orang, naik sekitar 85 %.
Untuk menampung lonjakan tersebut, BI memperluas jaringan layanan dari 5.202 titik pada tahun 2023 menjadi 9.294 titik pada 2026. Dari total tersebut, 55 titik difokuskan pada jalur mudik, memastikan akses cepat bagi para pelaku arus migrasi pulang kampung.
Respon Masyarakat dan Kebutuhan Pecahan Kecil
Permintaan tinggi tidak lepas dari tradisi berbagi, pemberian THR, serta aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idul Fitri. Pecahan uang kecil menjadi penting untuk transaksi harian, pembayaran zakat, serta pembelian kebutuhan pokok di pasar tradisional.
Anwar menekankan pentingnya menukarkan uang melalui kanal resmi BI atau perbankan. Penukaran di luar mekanisme resmi berisiko tinggi, termasuk potensi uang palsu, ketidakakuratan jumlah, dan kurangnya perlindungan hukum.
Langkah Keamanan dan Penutup
BI memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup dan pecahan yang tepat melalui kas keliling, layanan terpadu, serta jaringan perbankan. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan resmi demi keamanan transaksi dan keaslian uang.
Dengan penambahan layanan “SERAMBI Peduli Mudik”, diharapkan proses mudik Lebaran 2026 berjalan lebih lancar, tanpa hambatan terkait ketersediaan uang tunai. Program ini mencerminkan upaya BI dalam mendukung mobilitas penduduk serta stabilitas ekonomi selama periode akhir tahun.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.

