Banyuwangi โ Awal Februari 2026 membawa kabar yang cukup menyita perhatian warga, khususnya mereka yang mulai melirik investasi logam mulia. Harga emas batangan Antam yang dipasarkan melalui Pegadaian tercatat mengalami penurunan, membuka ruang bagi masyarakat untuk mulai mempertimbangkan pembelian emas dalam skala kecil.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (1/2/2026), harga emas Antam ukuran 1 gram turun dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi ini menjadi perbincangan di kalangan warga, terutama pemula yang selama ini menunggu momen harga lebih bersahabat.
Data resmi Pegadaian menunjukkan, emas Antam ukuran 1 gram kini dijual di kisaran Rp3.146.000, dengan harga beli kembali (buyback) berada di angka Rp2.768.000 per gram. Untuk ukuran 0,5 gram, harga tercatat Rp1.628.000.
Sementara itu, emas ukuran menengah hingga besar juga bergerak searah. Ukuran 5 gram dipasarkan Rp15.483.000, sedangkan ukuran 10 gram berada di kisaran Rp30.905.000. Harga-harga tersebut belum termasuk potongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Penurunan ini menandai koreksi lanjutan setelah sebelumnya harga emas sempat berada di level tinggi pada akhir Januari lalu.
Di tengah fluktuasi harga, sebagian warga justru melihat kondisi ini sebagai kesempatan awal untuk mulai memiliki emas. Bagi pemula, emas dinilai bukan sekadar alat mencari keuntungan cepat, melainkan sarana menyimpan nilai secara bertahap.
Di sejumlah obrolan warga, khususnya kalangan pekerja dan ibu rumah tangga, strategi membeli emas kecil secara rutin mulai banyak dipertimbangkan. Alih-alih menunggu harga paling rendah, mereka memilih mulai dari nominal yang terjangkau.
Di sinilah momen koreksi harga memainkan peran penting: memberi rasa aman psikologis bagi pemula agar tidak membeli di puncak harga.
Analisis: Peluang Beli Emas untuk Pemula
Bagi investor pemula, kondisi harga saat ini relatif lebih ramah untuk memulai. Ada beberapa alasan mengapa penurunan harga emas Antam layak dicermati:
- Harga sudah turun dari level tertinggi, sehingga risiko beli di harga puncak lebih kecil
- Emas mudah dicairkan, terutama emas Antam di Pegadaian
- Cocok untuk strategi menabung, bukan spekulasi jangka pendek
Pemula disarankan memulai dari ukuran kecil seperti 0,5 gram atau 1 gram, lalu membeli secara berkala sesuai kemampuan. Pendekatan ini membantu mengurangi risiko fluktuasi sekaligus membangun kebiasaan investasi jangka panjang.
Yang tak kalah penting, emas berfungsi sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi, bukan instrumen untuk kejar untung cepat.
Di tingkat lokal, emas masih menjadi pilihan favorit dibanding instrumen lain yang dianggap lebih rumit. Selain mudah dipahami, emas juga bisa diwariskan atau dijadikan cadangan darurat.
Meski harga bisa naik-turun, pola pergerakan jangka panjang emas cenderung stabil. Inilah yang membuat emas tetap relevan bagi warga yang ingin menjaga nilai tabungan mereka.
Penurunan harga emas Antam di Pegadaian pada awal Februari 2026 memberi ruang bagi masyarakat, khususnya pemula, untuk mulai melangkah tanpa tekanan. Bukan soal membeli di harga paling murah, tetapi soal memulai dengan strategi yang tepat dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan bertahap dan tujuan jangka panjang, emas tetap menjadi salah satu pilihan simpanan yang paling mudah diakses oleh warga.
















Tinggalkan Balasan