Bitcoin rebound pada awal 2026 dengan memimpin penguatan pasar kripto global dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data CoinMarketCap, Senin (5/01/2026), harga Bitcoin (BTC) bergerak di kisaran 92.351 dollar AS atau menguat sekitar 1,10 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
Dalam rentang waktu tujuh hari, kinerja Bitcoin tercatat naik 4,67 persen, sementara secara bulanan masih menguat 3,24 persen. Meski demikian, dalam periode 90 hari terakhir, harga BTC masih mengalami koreksi sekitar 26,11 persen. Sepanjang tahun berjalan atau year to date (YTD), Bitcoin mencatatkan kenaikan sekitar 4,03 persen.
Dari sisi fundamental, kapitalisasi pasar Bitcoin kembali menembus level 1,8 triliun dollar AS, tepatnya mencapai sekitar 1,84 triliun dollar AS. Volume transaksi harian tercatat sebesar 28,03 miliar dollar AS. Jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mendekati batas maksimum, yakni sekitar 19,97 juta BTC dari total suplai 21 juta BTC, dengan dominasi pasar mencapai 58,63 persen.
Penguatan Bitcoin turut mendorong pergerakan aset kripto utama lainnya. Ethereum diperdagangkan di level 3.166 dollar AS atau naik 0,31 persen dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar sekitar 381,70 miliar dollar AS. XRP menguat 3,24 persen ke posisi 2,109 dollar AS dengan nilai pasar mencapai 128,04 miliar dollar AS.
Sejumlah aset kripto besar lainnya juga mencatatkan penguatan. BNB naik 2,21 persen ke level 899,84 dollar AS, sementara Solana menguat 0,72 persen ke harga 135,52 dollar AS. Sementara itu, aset kripto berjenis stablecoin seperti USDT dan USDC relatif stabil di kisaran 0,999 dollar AS.
Di kelompok kapitalisasi menengah, Dogecoin mencatat kenaikan 2,83 persen ke level 0,1504 dollar AS. Cardano menguat 1,63 persen ke harga 0,4014 dollar AS, disusul Chainlink yang naik 1,55 persen ke 13,56 dollar AS. Bitcoin Cash tercatat menguat tipis 0,21 persen ke level 649,81 dollar AS.
Namun demikian, tidak semua aset kripto bergerak positif. TRON terkoreksi 0,31 persen ke harga 0,2942 dollar AS. Zcash turun 0,49 persen ke 505,26 dollar AS, sedangkan Monero melemah cukup dalam sebesar 3,94 persen ke posisi 418,85 dollar AS. Koreksi terdalam tercatat pada LEO yang turun 3,11 persen ke level 8,957 dollar AS.
Pergerakan ini menunjukkan pasar kripto mulai kembali bergairah di awal 2026, dengan Bitcoin tetap menjadi penopang utama penguatan pasar aset digital global.(balqis)


















Tinggalkan Balasan